
Otoritas Israel berencana membatasi akses umat Islam ke Masjid Al-Aqsa selama Ramadan 1447 H yang dimulai pertengahan Februari 2026.
Jamaah shalat Jumat dibatasi maksimal 10.000 orang; prioritas pria >55 tahun dan wanita >50 tahun dari Tepi Barat; puluhan pemuda dilarang masuk, termasuk perintah sementara hingga 6 bulan.
Sheikh Ekrima Sabri (mantan Mufti Yerusalem) sebut langkah ini ubah status quo, kurangi jemaah drastis, langgar kebebasan beribadah, dan ganggu pelaksanaan puasa.
Pemerintah Provinsi Yerusalem laporkan pembatasan sistematis; ratusan ribu biasanya datang, tapi 2 tahun terakhir hanya lansia/anak dapat izin sulit dari militer Israel.