Selasa, 3 November 2026
Masuk
Berita

Indonesia Dituntut Respons Cepat Hadapi “Juara Baru” Pariwisata ASEAN

Malaysia meluncurkan kampanye Visit Malaysia Year 2026 dengan fokus pada kawasan Bukit Bintang di Kuala Lumpur sebagai pusat promosi wisata malam dan atraksi urban yang menarik wisatawan Indonesia. Strategi agresif ini, termasuk target 4,6…

Malaysia meluncurkan kampanye Visit Malaysia Year 2026 dengan fokus pada kawasan Bukit Bintang di Kuala Lumpur sebagai pusat promosi wisata malam dan atraksi urban yang menarik wisatawan Indonesia. Strategi agresif ini, termasuk target 4,6 juta turis dari Indonesia, dilihat sebagai tantangan bagi sektor pariwisata Indonesia yang masih berjuang pulih pasca-pandemi.​

Bukit Bintang menjadi ikon dengan pencahayaan spektakuler “I LITE U”, festival budaya, dan infrastruktur modern yang menawarkan pengalaman surreal seperti tema kampanye VM2026. Kawasan ini ramai sepanjang tahun, termasuk perayaan Tahun Baru 2026 yang memadati ribuan pengunjung, menjadikannya magnet bagi turis regional.​

Malaysia unggul berkat 776 penerbangan mingguan dari Indonesia via AirAsia, visa fleksibel, dan biaya kompetitif, menggeser dominasi Thailand di ASEAN. Indonesia, meski dekat secara budaya, tertinggal dalam promosi dan keramahan, sehingga banyak warga memilih Malaysia untuk liburan singkat.​

Indonesia perlu tingkatkan konektivitas penerbangan, kampanye digital, dan wisata berkelanjutan untuk saingi Bukit Bintang yang kini jadi “juara baru” pariwisata ASEAN. Kolaborasi dengan maskapai lokal bisa rebut pasar ini sebelum target 43 juta turis global Malaysia tercapai.

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.