
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesiapannya menyumbang US$1 miliar (Rp16,9 triliun) untuk Dewan Perdamaian Gaza bentukan Donald Trump, dengan sarat menggunakan aset Rusia yang dibekukan di AS.
Latar Kontribusi
Putin terima undangan Trump untuk gabung dewan pascaperang Gaza; Rusia pelajari proposal yang patok iuran minimal US$1 miliar bagi anggota permanen demi kursi tiga tahun di badan pengawas rekonstruksi.
Respons Kremlin
Juru bicara Dmitry Peskov konfirmasi undangan resmi diterima 19 Januari 2026; Putin usul dana dari aset beku AS sebagai “kontribusi simbolis” sambil klarifikasi teknis dengan Washington.
Kontroversi Iuran
Gedung Putih bantah wajib bayar, tapi draf piagam sebut negara sumbang di atas US$1 miliar dapat masa jabatan tak terbatas; inisiatif ini picu debat soal independensi dewan.