
Gus Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa setelah gonjang-ganjing internal di PBNU, kini Nahdlatul Ulama telah bersatu kembali menjelang Harlah ke-100 di Istora Senayan pada 31 Januari 2026. Rekonsiliasi ini ditandai pengembalian jabatannya sebagai Ketum PBNU pasca islah di Jombang dan rapat pleno, dengan semua unsur PWNU/PCNU guyub hadir rayakan milestone bersejarah.
Dinamika hebat sejak November 2025 telah reda melalui pertemuan Rais Aam dan pengurus, memastikan soliditas NU untuk mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban mulia. Gus Yahya syukuri kehadiran penuh kader meski sempat berat, tandai komitmen idealismenya sejalan Proklamator.