
Video viral menunjukkan seorang guru honorer menangis histeris saat mengetahui gaji sopir armada Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp3 juta per bulan, sementara gajinya hanya Rp300 ribu hingga Rp2 juta.
Ketimpangan Gaji
JPPI soroti ironi di mana guru S1/S2 pengabdi belasan tahun bergaji rendah, sementara sopir MBG dapat Rp100 ribu/hari tanpa syarat pendidikan tinggi. Kasus Agustinus di NTT hanya Rp223 ribu/bulan jadi contoh ekstrem ketidakadilan.
Reaksi Publik
Tangisan guru memicu kemarahan netizen dan diskusi podcast, tuntut pemerintah selesaikan pengangkatan PPPK daripada program baru.