
Donald Trump memang baru-baru ini mengunggah klaim kontroversial di Truth Social, menyebut dirinya sebagai “Presiden Sementara Venezuela” melalui gambar mirip biografi Wikipedia sejak Januari 2026. Pernyataan ini muncul setelah operasi militer AS pada 3 Januari 2026 yang menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Trump juga me-repost candaan tentang Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menjadi “Presiden Kuba”, dengan komentar “Kedengarannya bagus!”
Latar Belakang Operasi Militer
Operasi Absolute Resolve dilancarkan AS pada 3 Januari 2026, menargetkan Maduro di Caracas, menewaskan puluhan pasukan termasuk dari Kuba, dan membawanya ke AS untuk diadili. Trump memerintahkan operasi tersebut tanpa pemberitahuan Kongres sebelumnya. Akibatnya, Venezuela menunjuk Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara, yang dibantah keras oleh klaim Trump.
Isi Unggahan Truth Social Trump
Unggahan Trump berupa tangkapan layar palsu ala Wikipedia, mengklaim ia menjabat ganda sebagai Presiden AS dan sementara Venezuela. Ia juga hubungkan dengan minyak Venezuela, klaim akan dapatkan 30-50 juta barel untuk AS. Klaim ini sepihak, tanpa pengakuan internasional, dan memicu bantahan dari pemerintah Venezuela.
Respons dan Implikasi
Rodríguez tekankan komitmen pulangkan Maduro dan tolak intervensi AS. Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel ancam pertahanan diri atas candaan Rubio. Situasi picu ketegangan regional, dengan AS tekan akses minyak Venezuela.