
Kasus kesalahpahaman jenazah terjadi di Desa Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (1/1/2026), ketika keluarga Syaiful Bahri (21 tahun) salah mengenali korban kecelakaan lalu lintas sebagai anggota keluarga mereka. Kerabat mengutus perwakilan untuk identifikasi berdasarkan kemiripan fisik dan ponsel mati, sehingga jenazah dibawa pulang dan disiapkan mandi kafan.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan fatal di Jalan Raya Bangsalsari menewaskan Azda Mustofa dan Wildan Tobroni; keluarga Syaiful yakin jenazah itu miliknya karena ciri serupa. Saat jenazah hendak dimandikan, Syaiful tiba-tiba video call tetangga menjelaskan sedang tidur di rumah teman, memicu kegembiraan campur haru di rumah duka.
Klarifikasi dan Resolusi
Polsek Bangsalsari memeriksa Syaiful dalam kondisi sehat tanpa luka; jenazah dikembalikan ke keluarga asli Azda dan Wildan setelah identifikasi ulang. Ayah Syaiful, M Syafii, mengakui kesalahan karena buru-buru dan ponsel mati, kini jadi pelajaran verifikasi korban kecelakaan.
Video: Kompas