
Insiden tawuran antarremaja nyaris pecah di Flyover Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis (1/1/2026) dini hari, tak lama setelah perayaan Tahun Baru. Dua kelompok remaja terlibat aksi saling serang dengan menggunakan petasan dan kembang api, yang memicu suasana ricuh serta kepulan asap putih tebal di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut sempat terekam video warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah remaja menyalakan kembang api yang diduga digunakan sebagai kode pertemuan, sebelum kemudian melempar petasan ke arah kelompok lawan. Suara ledakan yang cukup keras membuat warga sekitar panik karena terdengar menyerupai bunyi senjata api. Aktivitas lalu lintas di sekitar flyover juga sempat terganggu akibat kerumunan dan situasi yang mencekam.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nur Rizal membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa aparat kepolisian dari Tim Perintis Presisi bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengantisipasi situasi sebelum bentrokan besar terjadi. Polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam di sekitar lokasi kejadian.
“Situasi berhasil dikendalikan dengan cepat. Massa dibubarkan dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” ujar Alfian. Hingga saat ini, kawasan Flyover Klender dinyatakan aman dan tetap dalam pengawasan aparat kepolisian untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Meski tidak menimbulkan korban, insiden ini menjadi pengingat akan risiko euforia perayaan Tahun Baru yang berujung pada aksi kenakalan remaja dan potensi gangguan keamanan publik, terutama di wilayah perkotaan yang padat.