
Kelompok peretas “Salt Typhoon” yang diduga terkait China berhasil membobol sistem email staf komite strategis DPR AS pada Desember 2025, termasuk Komite China, luar negeri, intelijen, dan angkatan bersenjata.
Detail Serangan
Financial Times melaporkan akses peretas ke email staf penting, meski belum jelas apakah email anggota DPR ikut bocor. Serangan terdeteksi akhir 2025, bagian dari kampanye spionase siber yang juga targetkan telekomunikasi AS.
Respons Pihak Terkait
China melalui KBRI Washington bantah tuduhan sebagai “spekulasi tak berdasar”, sementara FBI, Gedung Putih, dan komite DPR AS belum beri komentar resmi. Salt Typhoon dikenal aktif sejak 2024.
Konteks Konflik
Serangan ini eskalasi ketegangan siber AS-China, menyusul kasus serupa di Senat AS November 2025 dan tuduhan saling serang infrastruktur vital.