
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menerima salinan lengkap ijazah Jokowi (periode Pilpres 2014 dan 2019) dari KPU RI pada 9 Februari 2026, tanpa sensor pada sembilan elemen informasi setelah putusan Komisi Informasi Pusat (KIP).
Bonatua datangi KPU Jakarta usai KIP akui ijazah sebagai informasi terbuka; salinan sebelumnya disensor, kini terbuka penuh termasuk data UGM, ia rencanakan unggah ke medsos untuk publik verifikasi.
Ia sebut ini kemenangan publik agar teliti langsung, bukan pakai dokumen pihak lain; salinan atas (2019) dan bawah (2014) ditunjukkan ke media pertama kali.