
Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja mencairkan anggaran Rp32,1 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam waktu 1,5 bulan pertama 2026, rekor terbesar sepanjang sejarah kementerian di Indonesia.
70% dana (Rp22,47 T) untuk bahan baku makanan, 20% operasional termasuk gaji karyawan SPPG, dan 10% insentif mitra; pencairan langsung via KPPN ke 608+ SPPG di seluruh provinsi.
Setiap Rp1 BGN hasilkan multiplier Rp7 (kajian BPS 2025), ciptakan perputaran Rp29 T; dorong PDB via konsumsi rumah tangga, lapangan kerja lokal, dan permintaan pangan nasional.
Total pagu BGN Rp286 T + cadangan Rp67 T jadi Rp335 T (93% ke daerah); Kepala BGN Dadan Hindayana sebut investasi nutrisi return 23x jangka panjang per World Bank.