
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya gagal sebagai menteri jika masih ada desa di Indonesia yang belum teraliri listrik, sesuai komitmen pemerintahan Prabowo untuk elektrifikasi menyeluruh.
Komitmen Pribadi
Pada 22 Januari 2026, Bahlil sebut pengalaman masa kecil tanpa listrik jadi pengingat kuat; targetkan 5.700 desa dan 4.400 dusun teraliri hingga 2029-2030 via Program Listrik Desa (Lisdes).
Progres dan Anggaran
Tahun 2025 target tambah 1.000 desa (300 ribu rumah tangga) gratis biaya sambung; RUPTL PLN 2025-2034 alokasikan Rp50 triliun untuk 780 ribu rumah, prioritas 3T dan perbatasan.
Tantangan Utama
Masalah utama infrastruktur terpencil dan biaya tinggi; Bahlil koordinasi dengan Menkeu Sri Mulyani untuk anggaran jangka panjang agar tidak berulang.