
Indonesia dinyatakan sebagai negara paling sejahtera di dunia menurut Global Flourishing Study (GFS) 2025 oleh Harvard University, Baylor University, dan Gallup, dengan skor 8,1—mengungguli Israel, Filipina, dan AS.
Alasan Utama Kesejahteraan
Hubungan sosial kuat jadi faktor dominan: gotong royong, solidaritas komunitas, dan jaringan keluarga lintas generasi ciptakan rasa memiliki dan dukungan emosional. Indonesia unggul dalam 6 dimensi: kebahagiaan, kesehatan mental, makna hidup, karakter pro-sosial (syukur, maaf, bantu sesama), spiritualitas aktif, dan stabilitas finansial relatif.
Temuan Menarik
Meski bukan negara terkaya, Indonesia justru skor tinggi makna hidup dan karakter kebajikan—faktor yang sering rendah di negara maju. Keterhubungan spiritual dan praktik keagamaan kuat jadi pendorong ketahanan psikologis.
Konteks Ekonomi
Temuan kontras dengan GDP per capita rendah, bukti kesejahteraan bukan hanya materi. Presiden Prabowo klaim ini jadi “kehormatan nasional” meski tantangan kemiskinan tetap ada.