
Ketua Fraksi Golkar DPR RI M. Sarmuji mengingatkan kader partainya agar tidak menyerang atau banyak mengkritik kebijakan pemerintah Prabowo-Gibran, sebagai bentuk fatsun politik koalisi.
Pada HUT ke-58 Fraksi Golkar di Senayan (13/2/2026), Sarmuji tegas larang serang Asta Cita, minta kritik konstruktif via masukan ke menteri bukan publik; koalisi harus permanen “suka duka”.
Golkar pegang 8 menteri/3 wamen, pengawasan internal lebih efektif ketimbang oposisi; hindari soal kebijakan sudah jalan demi sukses pemerintahan.