Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

5 Kota Legendaris yang Konon Hilang dan Masih Dicari hingga Kini

5 legenda tempat hilang yang masih bikin penasaran: El Dorado — negeri emas, Atlantis — kerajaan yang tenggelam, Shambhala — kerajaan tersembunyi, Thule — negeri misterius di utara, Zerzura — oasis hilang di Sahara. Menariknya, beberapa legenda ini benar-benar mendorong para penjelajah melakukan ekspedisi untuk mencarinya.

Sepanjang sejarah, manusia memiliki cerita tentang kota, kerajaan, dan negeri yang konon pernah berdiri tetapi kemudian menghilang tanpa jejak. Sebagian berasal dari teks kuno, sebagian dari tradisi keagamaan, dan sebagian lainnya berkembang dari cerita para penjelajah.

Lima nama yang paling sering dikaitkan dengan legenda kota atau negeri yang hilang adalah El Dorado, Atlantis, Shambhala, Thule, dan Zerzura. Namun, penting dicatat: kelimanya tidak memiliki status sejarah yang sama. Ada yang murni berupa legenda, ada yang mungkin terinspirasi tempat nyata, dan ada yang lokasinya masih diperdebatkan.

1. El Dorado — Kota Emas di Amerika Selatan

EL DORADO
Tersembunyi jauh di dalam Hutan Amazon, kota ini dipenuhi emas dan kekayaan yang tak terbayangkan. Para penakluk Spanyol mencarinya tanpa henti dan banyak yang tewas dalam upaya tersebut.

El Dorado merupakan salah satu legenda paling terkenal dalam sejarah eksplorasi Amerika Selatan.

Awalnya, “El Dorado” bukan nama kota.

Istilah tersebut merujuk pada sosok penguasa atau kepala suku yang dalam cerita disebut menjalani ritual dengan tubuh dilapisi serbuk emas.

Cerita kemudian berkembang menjadi legenda tentang sebuah negeri atau kota yang memiliki kekayaan emas dan batu mulia dalam jumlah luar biasa.

Para penjelajah Spanyol berulang kali melakukan ekspedisi untuk mencarinya.

Salah satu versi terkenal menempatkan kota legendaris bernama Manoa di sekitar Danau Parima, kawasan yang dahulu diyakini berada di Guiana.

Berbagai ekspedisi gagal menemukan kota emas tersebut.

Hingga kini, tidak ada bukti arkeologis yang membuktikan keberadaan sebuah “kota emas El Dorado” seperti dalam legenda.

2. Atlantis — Pulau yang Ditelan Laut

ATLANTIS
Konon merupakan peradaban maju yang ditelan oleh laut dalam semalam. Plato mengklaim Atlantis telah ada 9.000 tahun sebelum masanya.

Atlantis berbeda dari El Dorado karena kisahnya berasal dari tulisan filsuf Yunani Plato.

Atlantis muncul dalam dialog Plato, terutama Timaeus dan Critias.

Plato menggambarkannya sebagai sebuah pulau atau kerajaan kuat yang berada di luar Pilar Herakles, yang umumnya dikaitkan dengan Selat Gibraltar.

Dalam cerita tersebut, Atlantis mengalami bencana besar dan tenggelam ke laut.

Selama berabad-abad, berbagai lokasi telah diajukan sebagai kemungkinan Atlantis.

Namun, belum ada bukti arkeologis yang membuktikan bahwa Atlantis sebagaimana digambarkan Plato benar-benar pernah ada.

Karena itu, Atlantis masih menjadi perdebatan antara kajian sejarah, arkeologi, dan interpretasi terhadap karya Plato.

3. Shambhala — Kerajaan Tersembunyi di Asia Tengah

SHAMBALA
Sebuah surga legendaris bagi makhluk yang tercerahkan. Sebagian orang percaya tempat ini berada di dimensi lain, dan hanya dapat diakses oleh jiwa yang murni.

Shambhala memiliki latar yang berbeda karena berasal dari tradisi Buddhisme Tibet.

Shambhala digambarkan sebagai kerajaan tersembunyi yang berada di wilayah pegunungan.

Dalam tradisi Kalachakra, kerajaan tersebut memiliki para raja dan tatanan spiritualnya sendiri.

Museum of Fine Arts Boston menjelaskan Shambhala sebagai negeri mistis yang lokasinya tersembunyi di balik pegunungan bersalju.

Seni Tibet bahkan menggambarkan para raja Shambhala dalam berbagai karya sejak berabad-abad lalu.

Hingga kini tidak terdapat bukti arkeologis yang dapat memastikan Shambhala sebagai kerajaan fisik yang pernah ditemukan.

Menariknya, Shambhala kemudian sangat populer di dunia Barat dan sering dikaitkan dengan konsep “negeri tersembunyi” atau Shangri-La. Padahal, keduanya berasal dari tradisi yang berbeda.

4. Thule — Negeri Paling Utara yang Misterius

THULE
Para penjelajah Yunani kuno dan Nazi pernah mencari Thule di tepi dunia. Diyakini sebagai gerbang menuju kecerdasan alien atau para dewa kuno.

Thule memiliki dasar yang lebih dekat dengan catatan geografis kuno.

Nama Thule pertama kali dikaitkan dengan pelaut Yunani Pytheas sekitar abad ke-4 SM.

Pytheas menggambarkannya sebagai wilayah yang berada sangat jauh di utara Inggris.

Catatan tentang lokasi pastinya tidak jelas karena karya asli Pytheas telah hilang dan informasinya hanya bertahan melalui kutipan penulis lain.

Berbagai tempat pernah diusulkan sebagai Thule, termasuk Shetland, Kepulauan Faroe, Islandia, dan wilayah Norwegia.

Karena itu, Thule tidak selalu dianggap sebagai “kota hilang”; lebih tepat disebut sebagai wilayah atau negeri geografis yang lokasi persisnya masih diperdebatkan.

Istilah “Ultima Thule” kemudian digunakan untuk menggambarkan tempat yang berada di ujung atau batas dunia yang dikenal.

5. Zerzura — Oasis Putih yang Hilang di Sahara

ZERZURA
Sebuah kota putih yang dikatakan tersembunyi di jantung gurun pasir. Teks-teks kuno menggambarkan adanya harta karun, makhluk-makhluk aneh, dan sebuah suku yang telah hilang yang menjaganya.

Zerzura merupakan legenda tentang oasis atau permukiman tersembunyi di Gurun Sahara.

Cerita tentang Zerzura telah muncul dalam tradisi dan tulisan Arab.

Dalam beberapa versi, tempat ini digambarkan sebagai oasis yang memiliki sumber air, pepohonan, burung, dan kekayaan.

Ada pula kisah tentang sebuah kota berwarna putih dengan seorang raja dan ratu yang sedang tidur.

Legenda tersebut kemudian menarik perhatian para penjelajah Eropa pada abad ke-19 dan ke-20.

Penjelajah seperti Ralph Bagnold dan László Almásy melakukan ekspedisi untuk mencari Zerzura.

Pada 1930-an, Almásy menemukan sejumlah lembah hijau di kawasan Gilf Kebir dan mengaitkannya dengan legenda Zerzura, tetapi identifikasi tersebut tidak pernah terbukti secara pasti.

Dokumen pemerintah Mesir mengenai kawasan Gilf Kebir juga mencatat bahwa legenda Zerzura menjadi salah satu alasan para penjelajah awal melakukan ekspedisi ke wilayah tersebut.

Jadi, apakah kelimanya benar-benar pernah ada?

Tidak bisa disamakan.

Legenda Lokasi yang dikaitkan Status

El Dorado Amerika Selatan Legenda kota/negeri emas

Atlantis Atlantik Kisah Plato, keberadaan historis belum terbukti

Shambhala Asia Tengah/Himalaya Kerajaan spiritual dalam tradisi Tibet

Thule Utara Inggris/Eropa Utara Wilayah geografis kuno yang lokasinya diperdebatkan

Zerzura Sahara, Mesir/Libya Legenda oasis tersembunyi

Yang menarik, beberapa legenda tersebut ternyata mendorong ekspedisi nyata. El Dorado membuat penjelajah Eropa menjelajahi Amerika Selatan, sedangkan Zerzura mendorong ekspedisi kendaraan dan penerbangan ke bagian Sahara yang saat itu belum banyak dipetakan.

Jadi, meskipun belum ada bukti yang membuktikan kota-kota legendaris tersebut sebagaimana gambaran dalam cerita, legenda mereka tetap memiliki pengaruh nyata terhadap sejarah eksplorasi, sastra, seni, dan cara manusia membayangkan wilayah yang belum diketahui.

Poin singkat

  • El Dorado → legenda kota/negeri penuh emas.
  • Atlantis → kerajaan yang menurut Plato tenggelam ke laut.
  • Shambhala → kerajaan tersembunyi dalam tradisi Buddhisme Tibet.
  • Thule → wilayah misterius di ujung utara dunia yang dikenal orang Yunani.
  • Zerzura → oasis legendaris yang dicari para penjelajah Sahara.

Belum ada bukti yang mengonfirmasi kelima legenda tersebut sebagai kota hilang seperti yang digambarkan dalam cerita.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.