
5 kalimat sering dipakai orang pura-pura cerdas untuk terlihat mendalam tanpa substansi nyata.
Paradoks dan Kontradiksi
- “Ini justru paradoksnya” (padahal cuma beda pendapat biasa)
- “Itu kontradiktif dengan narasi sebelumnya” (sekedar bilang “kok ganti pikiran”)
Kata Besar Kosong
- “Kita perlu sinergi lintas sektoral” (maksudnya: semua orang kerja bareng)
- “Paradigma berubah total” (artinya: cara lama udah gak relevan lagi
Filosofi Murahan
- “Seperti kata Einstein, segalanya relatif” (dipakai untuk hindari debat fakta)