Selasa, 3 November 2026
Masuk
Berita

2,9 Ton Sampah Sisa Perayaan Tahun Baru Diangkut dari Kepulauan Seribu

Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu mengangkut sebanyak 2,9 ton sampah sisa perayaan Tahun Baru 2026 yang tersebar di sejumlah pulau wisata. Pembersihan dilakukan pada Kamis, 1 Januari 2026, sebagai respons cepat untuk…

Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu mengangkut sebanyak 2,9 ton sampah sisa perayaan Tahun Baru 2026 yang tersebar di sejumlah pulau wisata. Pembersihan dilakukan pada Kamis, 1 Januari 2026, sebagai respons cepat untuk memulihkan kebersihan lingkungan pasca lonjakan aktivitas warga dan wisatawan.

Dari total sampah yang berhasil diangkut, sekitar 520 kilogram merupakan sampah pesisir yang terbawa arus laut, sementara 2.468 kilogram lainnya berasal dari aktivitas darat. Pulau Tidung tercatat menjadi penyumbang sampah terbesar, seiring tingginya kunjungan wisatawan selama libur Tahun Baru. Jenis sampah yang mendominasi antara lain plastik sekali pakai seperti botol minuman, kantong plastik, kemasan makanan, styrofoam, sisa makanan, serta sampah rumah tangga.

Proses pengangkutan dilakukan secara intensif dengan melibatkan 12 petugas kebersihan Sudin LH. Upaya ini disinergikan dengan pihak kelurahan, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), pengelola kawasan wisata, serta partisipasi masyarakat setempat. Kolaborasi lintas unsur tersebut memungkinkan penanganan sampah dilakukan lebih cepat dan merata di titik-titik padat aktivitas.

Kepala Seksi PSLB3 Sudin LH Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat sehingga kondisi lingkungan kembali bersih dan nyaman dalam waktu singkat. Hal senada disampaikan Lurah Pulau Tidung, Saudin, yang memuji kinerja petugas kebersihan dan PPSU dalam menjaga kebersihan kawasan wisata setelah perayaan.

Pengangkutan 2,9 ton sampah ini kembali menegaskan tantangan pengelolaan sampah di kawasan wisata, khususnya saat momentum libur besar. Pemerintah daerah berharap kesadaran wisatawan dan warga untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dapat terus ditingkatkan, demi menjaga kelestarian ekosistem Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata unggulan Jakarta.

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.