Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Ramadan 1447H

Seka one
1 bulan yang lalu
Arab Saudi Rilis Aturan Ketat Umrah Ramadan 1447 H

Arab Saudi Rilis Aturan Ketat Umrah Ramadan 1447 H

Arab Saudi Rilis Aturan Ketat Umrah Ramadan 1447 H
News

Arab Saudi merilis pedoman ketat baru untuk Umrah selama Ramadan 1447 H/2026 M, guna mengantisipasi lonjakan jemaah di Masjidil Haram, Makkah, terutama pada 10 malam terakhir.

Aturan ini fokus pengendalian kerumunan, keamanan, dan fasilitas digital demi kelancaran ibadah.

Setiap pintu masuk Masjidil Haram kini pasang lampu digital: hijau tandakan area salat masih available, merah berarti kapasitas penuh, pandu jemaah hindari kepadatan ekstrem. Area mataf di sekitar Ka'bah khusus umrah sepanjang hari, prioritaskan tawaf lancar tanpa gangguan shalat berjamaah. Jemaah wajib patuhi jadwal izin digital Nusuk, tingkatkan efisiensi akses via app resmi.

Larangan tegas kendaraan pribadi (mobil, motor, sepeda) masuk zona pejalan kaki pusat; hanya bus/shuttle resmi boleh, cegah kemacetan dan risiko tabrak lari. Jemaah dilarang kumpul di pintu masuk, koridor, atau pintu darurat; setelah salat, segera tinggalkan area beri ruang bagi yang lain. Fasilitas prioritas lansia/disabilitas: jalur khusus, kereta listrik tawaf, dan area salat dedicated.

Dilarang keras bawa senjata tajam, merokok di zona terlarang, mengemis, jualan liar, halangi jalan, atau masuk area restricted; lapor barang hilang/aktivitas mencurigakan ke petugas. Keluarga imbau pertimbangkan bawa anak kecil ke zona padat; jaga ketenangan, hindari desak-desakan demi kekhusyukan Ramadan. Aturan efektif sejak awal Ramadan (sekitar 18 Februari 2026), koordinasi otoritas Saudi modernisasi layanan haji-umrah.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
1 bulan yang lalu
Tarawih Perdana Ramadan 1447 H: Ribuan Jemaah Padati Masjidil Haram & Nabawi

Tarawih Perdana Ramadan 1447 H: Ribuan Jemaah Padati Masjidil Haram & Nabawi

Tarawih Perdana Ramadan 1447 H: Ribuan Jemaah Padati Masjidil Haram & Nabawi
News

Salat Tarawih perdana Ramadan 1447 H/2026 M telah dilaksanakan di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah pada Selasa malam (17 Februari 2026 waktu setempat), dengan jemaah memadati kedua masjid suci tersebut. Pelaksanaan ini menandai dimulainya ibadah malam Ramadan di Arab Saudi, yang menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026.

Di kedua masjid, Tarawih dilakukan sebanyak 10 rakaat dengan lima kali taslim, dilanjutkan 3 rakaat Witir, sesuai ketentuan resmi dari General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques sejak 2023. Ribuan jemaah mengikuti dengan khidmat, meski jumlah rakaat ini lebih ringkas dibanding tradisi 20 rakaat di tempat lain untuk menjaga kekhusyukan.

Video dan laporan menunjukkan Masjidil Haram penuh sesak, dengan siaran langsung global untuk umat Muslim di seluruh dunia. Penyelenggaraan berjalan lancar, mencerminkan komitmen Arab Saudi menjaga tradisi di dua masjid suci.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
1 bulan yang lalu
Imam Masjid Al-Aqsa Ditangkap Polisi Israel Jelang Ramadan

Imam Masjid Al-Aqsa Ditangkap Polisi Israel Jelang Ramadan

Imam Masjid Al-Aqsa Ditangkap Polisi Israel Jelang Ramadan
News

Polisi Israel menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi, di halaman masjid di Yerusalem Timur pada Senin malam, 16 Februari 2026, menjelang Ramadan 1447 H.

Penangkapan dilakukan tanpa alasan jelas dari otoritas Israel, di tengah pengetatan akses ke kompleks masjid, termasuk larangan Sheikh Al-Abbasi memasuki area suci selama satu pekan. Ini bagian dari aksi meningkat terhadap imam, pengkhotbah, dan jamaah, termasuk 33 karyawan Wakaf Islam yang diblokir.

Hamas mengutuk keras sebagai campur tangan berbahaya untuk "men-Yahudisasi" Al-Aqsa, sementara otoritas Israel menghalangi persiapan Ramadan seperti pemasangan tenda dan klinik medis. Insiden ini memicu kekhawatiran eskalasi di situs suci ketiga Islam.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
1 bulan yang lalu
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
News

Berdasarkan hasil hisab Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Pada 17 Februari 2026 (29 Sya'ban 1447 H), posisi hilal di wilayah NKRI tidak memenuhi kriteria MABIMS, dengan tinggi hilal -2,41 hingga -0,93 derajat dan elongasi 0,94 hingga 1,89 derajat (minimal 3 derajat dan 6,4 derajat). Hasil hisab ini bersifat informatif, menunggu konfirmasi rukyat melalui Sidang Isbat malam 17 Februari 2026.​

Sidang Isbat telah menyepakati tanggal tersebut setelah mempertimbangkan hisab dan laporan rukyat dari 96 titik pengamatan di Indonesia, karena hilal mustahil terlihat secara astronomis. Pemerintah menetapkan puasa Ramadan dimulai 19 Februari 2026.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
1 bulan yang lalu
Kreativitas di Tengah Konflik: Lentera Ramadan dari Kardus Bekas di Gaza

Kreativitas di Tengah Konflik: Lentera Ramadan dari Kardus Bekas di Gaza

Kreativitas di Tengah Konflik: Lentera Ramadan dari Kardus Bekas di Gaza
News

Rihan Sharab, seorang pengungsi perempuan asal Khan Younis Timur di Gaza, sedang memanfaatkan kardus bekas dari bantuan kemanusiaan untuk membuat lentera (fanoos) dan dekorasi Ramadan yang berwarna-warni bagi anak-anak di sekitarnya.

Inisiatif ini bermula dari permintaan putranya yang ingin memiliki lentera Ramadan; Rihan pun membuatnya dan mengunggah ke media sosial, yang langsung viral dan menarik pesanan dari warga pengungsi. Ia merakitnya di bengkel kecil menggunakan kardus, kain sisa bantuan, silikon, dan rumbai, meski kesulitan mendapat bahan karena penutupan perbatasan Gaza.

Hasil karyanya—seperti lentera berbentuk bulan, boneka Ramadan, dan kain bertuliskan "Ramadan Kareem"—menghiasi kamp pengungsian dan membawa keceriaan bagi anak-anak menjelang Ramadan 1447 H. Kisahnya menjadi simbol ketangguhan dan harapan di tengah konflik berkepanjangan.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
1 bulan yang lalu
Ramadan 1447 H: Muhammadiyah 18 Februari, Pemerintah Prediksi 19 Februari

Ramadan 1447 H: Muhammadiyah 18 Februari, Pemerintah Prediksi 19 Februari

Ramadan 1447 H: Muhammadiyah 18 Februari, Pemerintah Prediksi 19 Februari
News

Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) melalui Maklumat Nomor 01/MLM/I.1/B/2025.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memprediksi 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sesuai Kalender Hijriah Indonesia 2026 dengan kriteria imkanur rukyat MABIMS. Penetapan resmi akan diputuskan melalui Sidang Isbat hari ini, Selasa 17 Februari 2026 pukul 16.00 WIB di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag Jakarta, setelah pemantauan hilal.

Muhammadiyah menggunakan hisab KHGT berbasis Kriteria Turki 2016 untuk keseragaman global.Pemerintah menggabungkan hisab dan rukyat, sehingga berpotensi berbeda satu hari. BRIN dan NU cenderung sejalan dengan pemerintah (19 Februari). Masyarakat diimbau hormati perbedaan dan tunggu keputusan resmi.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
2 bulan yang lalu
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026
News

Kementerian Agama (Kemenag) RI mengonfirmasi Sidang Isbat untuk penentuan awal Ramadan 1447 H/2026 M akan digelar pada 17 Februari 2026 di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Sidang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar dan melibatkan perwakilan ormas Islam, kedubes negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, serta Mahkamah Agung. Rangkaiannya mencakup pemaparan data hilal dari perhitungan astronomi, verifikasi rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan, lalu musyawarah pengambilan keputusan.

Kemenag menyiapkan rukyah di lokasi potensial seperti Masjid IKN dan menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai dasar hukum Sidang Isbat. Meski kalender Hijriah pemerintah perkirakan Ramadan 19 Februari, keputusan final tunggu hasil sidang.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
2 bulan yang lalu
Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda: Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari, Kemenag Prediksi 19 Februari 2026

Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda: Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari, Kemenag Prediksi 19 Februari 2026

Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda: Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari, Kemenag Prediksi 19 Februari 2026
News

Prediksi awal puasa Ramadan 1447 H/2026 M menunjukkan perbedaan antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah, dengan potensi selisih satu hari akibat metode hisab berbeda. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026 melalui hisab hakiki wujudul hilal dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sementara Kemenag memprediksi Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan hisab imkanur rukyat kriteria MABIMS.

Dasar Perhitungan

Muhammadiyah menggunakan KHGT dengan kriteria Turki 2016 yang fokus wujud hilal secara astronomis, sudah diumumkan via Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.1/B/2025. Kemenag mengandalkan Kalender Hijriah Indonesia yang mempertimbangkan ketinggian hilal minimum untuk rukyat, masih sementara hingga Sidang Isbat akhir Sya'ban.

Kemungkinan Final

Tanggal resmi pemerintah ditentukan Sidang Isbat Kemenag sekitar 28-29 Sya'ban (17-18 Februari), berpotensi ikut Muhammadiyah atau berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya; Idul Fitri diprediksi 19 Maret (Muhammadiyah) atau 20 Maret (Kemenag).

 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap