Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Pendidikan Indonesia

Seka one
1 bulan yang lalu
Guru Honorer Edi di Subang: 26 Tahun Mengabdi Gaji Rp300.000

Guru Honorer Edi di Subang: 26 Tahun Mengabdi Gaji Rp300.000

Guru Honorer Edi di Subang: 26 Tahun Mengabdi Gaji Rp300.000
News

Edi Mulyadi, guru honorer yang kini berstatus PPPK paruh waktu di SDN Sagalaherang IV, Desa Sagalaherang, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, telah mengabdi selama 26 tahun dengan gaji bulanan hanya Rp300.000.

Edi mengajar di sekolah dasar negeri tersebut sejak masih honorer murni, dan sejak akhir 2025 berubah status menjadi PPPK paruh waktu. Meski bekerja setiap hari seperti PNS—pagi hingga siang—tanpa tunjangan, honornya justru lebih rendah dari masa honorer sebelumnya, sering tertunda pembayarannya.

​Selepas jam sekolah pukul 12.00 WIB, Edi lanjut mengajar ngaji di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al-Huda selama 10 tahun, mengasuh sekitar 50 santri dari pukul 13.00 hingga 16.30 WIB. Honor tambahan dari sini hanya Rp100.000-Rp200.000 per bulan, sehingga total pendapatan tak cukup menutup biaya hidup Rp2 juta untuk dirinya dan dua anak sebagai duda.

Edi cerita kondisi guru PPPK paruh waktu dan guru ngaji di Subang sangat miris, banyak yang ikhlas tanpa bayar atau hanya Rp100.000-Rp200.000 per bulan. Ia tetap bertahan karena tak punya pilihan lain, meski fisik mulai lemah, demi bentuk generasi berakhlak Qurani dan cerdas di pelosok.

​Kasus Edi viral 28 Februari 2026, soroti ironi kesejahteraan pendidik honorer vs kebutuhan hidup minimum, di mana gaji mereka kalah jauh dari UMK Subang Rp2,7 juta lebih.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
1 bulan yang lalu
4 SMA Unggul Garuda Dibangun di Daerah Terpencil, Rampung Juni 2026

4 SMA Unggul Garuda Dibangun di Daerah Terpencil, Rampung Juni 2026

4 SMA Unggul Garuda Dibangun di Daerah Terpencil, Rampung Juni 2026
News

Pemerintah Indonesia berencana membangun empat SMA Unggul Garuda baru di daerah terpencil untuk mendukung pendidikan anak berbakat, dengan target rampung dan beroperasi pada Juni 2026.

Keempat sekolah ini akan berdiri di Belitung Timur (Bangka Belitung), Konawe (Sulawesi Tenggara), Bulungan (Kalimantan Utara), dan Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur). Masing-masing sekolah mencakup lahan 20 hektare dengan fasilitas lengkap seperti ruang kelas, laboratorium, asrama, taman, lapangan olahraga, serta rumah dinas guru.

Inisiatif ini bagian dari program pemerataan pendidikan untuk 1% siswa bertalenta di luar Jawa, dikelola Kemendiktisaintek dengan bekerja sama tiga BUMN konstruksi; biaya per sekolah sekitar Rp200 miliar. Dirjen Saintek Ahmad Najib Burhani menekankan fokus pada potensi daerah yang kekurangan fasilitas berkualitas.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
1 bulan yang lalu
Kemendikdasmen: Siswa SD Ngada Penerima PIP, Kasus Jadi Alarm Pendidikan

Kemendikdasmen: Siswa SD Ngada Penerima PIP, Kasus Jadi Alarm Pendidikan

Kemendikdasmen: Siswa SD Ngada Penerima PIP, Kasus Jadi Alarm Pendidikan
News

Kemendikdasmen mengonfirmasi bahwa siswa SD berinisial YS (atau variasi YBR/YBS) di Ngada, NTT, yang diduga bunuh diri pada 29 Januari 2026, merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP).

Siswa kelas IV SD ini ditemukan tewas gantung diri di pohon cengkih dekat pondok neneknya di Kecamatan Jerebuu. Penyelidikan awal Polda NTT menyebut motif putus asa karena orang tua tak mampu belikan buku dan alat tulis, meski ia tinggal bersama nenek dan orang tua di desa tetangga.​

Kemendikdasmen menyoroti status PIP almarhum sebagai bukti program bantuan berjalan, tapi desakan Komisi X DPR dan Mensos minta perbaikan data Kemiskinan Ekstrem serta layanan psikologi. Polisi beri pendampingan keluarga, sementara kasus jadi alarm pendidikan di daerah terpencil.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
2 bulan yang lalu
Gaji 500 Ribu Sebulan: Kisah Guru Kehormatan Sragen Tunda Nikah Demi Mengabdi.

Gaji 500 Ribu Sebulan: Kisah Guru Kehormatan Sragen Tunda Nikah Demi Mengabdi.

Gaji 500 Ribu Sebulan: Kisah Guru Kehormatan Sragen Tunda Nikah Demi Mengabdi.
News

Ahmad Falih Al Hafid (24), guru honorer di MIN 6 Sragen, Jawa Tengah, hanya digaji Rp 500.000 per bulan sejak Juli 2025, sehingga ia menunda pernikahan dan beternak ayam serta kambing untuk tambahan penghasilan.

Statusnya sebagai guru ekstra (bukan melalui SIMPATIKA yang belum dibuka), tapi tugas setara guru tetap, membuatnya bertahan demi pengalaman untuk PPPK atau CPNS meski gaji tak cukup untuk hidup mandiri. Ia mengajar di madrasah negeri setelah pengalaman swasta, tapi biaya hidup mendorong usaha sampingan di luar jam sekolah.

Dengan gaji minim, Falih yakin akan ada kenaikan honor meski belum pasti, dan memilih profesi ini untuk memanfaatkan ilmu pendidikan serta amanat orang tua. Ia mengakui ragu membiayai keluarga dengan pendapatan segitu, prioritas pengalaman kerja lebih penting daripada ganti profesi

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
2 bulan yang lalu
Restorative Justice Gagal, Jaksa Agung Hentikan Perkara Guru SDN 21

Restorative Justice Gagal, Jaksa Agung Hentikan Perkara Guru SDN 21

Restorative Justice Gagal, Jaksa Agung Hentikan Perkara Guru SDN 21
News

Tri Wulansari, seorang Guru Honorer di SDN 21 Desa Pematang Raman, Muaro Jambi, Jambi, mengalami kisah pilu setelah ditetapkan sebagai tersangka kekerasan anak oleh polisi. Kasus bermula dari razia rambut siswa pada 8 Januari 2025, di mana ia memangkas rambut siswa kelas 6 yang dicat pirang dan menolak aturan sekolah. Saat siswa mengumpat kasar, Tri refleks menampar mulutnya sekali, sehingga keluarga siswa melaporkannya ke polisi.​

Insiden terjadi saat Tri menegakkan Disiplin Sekolah pasca-libur, menemukan empat siswa berambut pirang, tiga patuh dipotong, tapi satu menolak dan balik mengumpat. Orang tua siswa datang ke rumah Tri, mengancam, dan akhirnya melapor, membuat Tri dan suaminya jadi tersangka dengan kewajiban lapor mingguan. Tri curhat sambil menangis di RDPU Komisi III DPR RI, mengaku gaji hanya Rp400 ribu tapi dikriminalisasi atas upaya mendidik.​

Polisi Muaro Jambi mediasi restoratif justice tapi gagal karena keluarga menolak damai meski libatkan DPRD dan bupati. Kapolda Jambi koordinasi Kejati untuk hentikan penyidikan, sementara Komisi III DPR minta Polres dan Kejari hentikan kasus serta tunda penahanan suami Tri. Jaksa Agung janjikan perkara dihentikan karena tak ada niat jahat (mens rea), dan Tri kini bernapas lega usai status tersangka dicabut.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
2 bulan yang lalu
Kasus Bullying SMPN 214: Anak Influencer Jadi Korban

Kasus Bullying SMPN 214: Anak Influencer Jadi Korban

Kasus Bullying SMPN 214: Anak Influencer Jadi Korban
News

Anak influencer Helmi, dikenal sebagai The Paparock, berinisial C, menjadi korban dugaan bullying dan pelecehan seksual di SMPN 214 Jakarta Timur. Kasus ini mencuat setelah ayahnya menyadari perubahan perilaku anaknya yang murung sejak awal 2025.

Perundungan verbal dimulai Februari 2025 dengan ejekan "lontong sate" yang merendahkan, dilanjutkan ujaran seksual vulgar di grup chat sekolah, termasuk ancaman dari pelaku berinisial R yang ingin menyetubuhi kakak korban. Saat libur akhir 2025 di Yogyakarta, C memilih ikut keluarga daripada teman, dan baru ungkap rencana R beri obat bius saat Tahun Baru meski dibungkus "bercanda". Helmi konfirmasi langsung ke R yang mengaku bercanda, tapi pola pelecehan berulang dibiarkan sekolah.

Sudin Pendidikan Jakarta Timur dalami kasus, pelaku R dirumahkan dua hari dengan pendampingan psikologis untuk korban. Orang tua Helmi laporkan ke pihak berwenang, soroti kegagalan pengawasan sekolah atas keamanan psikologis siswa. Kasus jadi peringatan nasional soal deteksi dini bullying di sekolah.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap