Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Kemenag RI

Seka one
1 bulan yang lalu
Menag Nasaruddin Bantah Gratifikasi Jet Pribadi OSO

Menag Nasaruddin Bantah Gratifikasi Jet Pribadi OSO

Menag Nasaruddin Bantah Gratifikasi Jet Pribadi OSO
News

Menteri Agama Nasaruddin Umar membantah tudingan Gratifikasi terkait penggunaan Jet Pribadi milik Oesman Sapta Odang (OSO) saat pergi meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Takalar, Sulawesi Selatan, pada 15 Februari 2026.

Kepala Biro Humas Kemenag Thobib Al Asyhar menyatakan jet pribadi disiapkan inisiatif OSO sebagai penyelenggara acara untuk efisiensi waktu, mengingat agenda Menag padat; seluruh transportasi ditanggung pihak undangan, bukan APBN. Nasaruddin sendiri bilang, "Tiba-tiba ya pesawatnya begitu. Masa saya tidak datang? Udah deh," saat ditanya soal isu tersebut di Masjid Istiqlal.

KPK minta Nasaruddin proaktif lapor ke Direktorat Gratifikasi tanpa dipanggil, untuk telaah apakah masuk kategori gratifikasi terlarang. ICW desak KPK usut lebih lanjut soal potensi benturan kepentingan dari fasilitas OSO.

Isu ini viral di X sejak 16 Februari 2026, tapi Kemenag tekankan kunjungan dinas murni dukung pemberdayaan umat via Balai Sarkiah sebagai pusat keagamaan.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
2 bulan yang lalu
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026
News

Kementerian Agama (Kemenag) RI mengonfirmasi Sidang Isbat untuk penentuan awal Ramadan 1447 H/2026 M akan digelar pada 17 Februari 2026 di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Sidang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar dan melibatkan perwakilan ormas Islam, kedubes negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, serta Mahkamah Agung. Rangkaiannya mencakup pemaparan data hilal dari perhitungan astronomi, verifikasi rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan, lalu musyawarah pengambilan keputusan.

Kemenag menyiapkan rukyah di lokasi potensial seperti Masjid IKN dan menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai dasar hukum Sidang Isbat. Meski kalender Hijriah pemerintah perkirakan Ramadan 19 Februari, keputusan final tunggu hasil sidang.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ardi Sentosa
2 tahun yang lalu
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Serahkan 100 KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama: Profesor Diimbau Bertanggung Jawab Intelektual dan Sosial

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Serahkan 100 KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama: Profesor Diimbau Bertanggung Jawab Intelektual dan Sosial

Nasional

Pewarta Nusantara, Jakarta - Serahkan 100 KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama, Kemenag: Profesor Punya Tanggung Jawab Intelektual dan Sosial.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), telah menyerahkan 100 Keputusan Menteri Agama (KMA) yang menetapkan gelar Guru Besar Rumpun Ilmu Agama.

Seremoni penyerahan KMA tersebut dilakukan di Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta, oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani.

Ali Ramdhani mengungkapkan bahwa gelar profesor merupakan langkah baru dalam perjalanan akademik yang harus diikuti dengan tanggung jawab intelektual dan sosial.

Seorang profesor diharapkan dapat merespons perubahan yang terjadi di dunia akademik dan sosial, karena kata-kata mereka adalah ilmu dan tindakan mereka menjadi contoh teladan.

Baca Juga: Revolusi Digital Indonesia: Peluncuran SATRIA-1 Membuka Era Baru Akses Interne

Dhani juga menekankan bahwa seorang guru besar adalah awal dari perjalanan dalam mencapai gelar akademik tertinggi. Untuk itu, mereka perlu didukung oleh teknologi yang mendorong perkembangan ilmu pengetahuan.

Bagi Dhani, esensi dari seorang guru besar adalah ketidakberhentiannya dalam belajar. Dalam proses penyerahan KMA Guru Besar ini, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Ahmad Zainul Hamdi, berharap bahwa gelar tersebut akan membawa dampak positif, minimal dalam meningkatkan akreditasi perguruan tinggi yang mereka wakili.

Dia memberikan ucapan selamat atas gelar akademik tertinggi yang diperoleh para penerima KMA dan mendorong mereka untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kebaikan dan keutamaan Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Memperbaiki Infrastruktur di Daerah

Acara penyerahan KMA Guru Besar tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat Kemenag, termasuk Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Rohmat Mulyana Sapdi, Kepala Biro Kepegawaian Nuruddin, dan beberapa staf lainnya. Selain itu, 86 dari 100 penerima KMA Guru Besar Ilmu Agama juga turut hadir dalam acara tersebut. (*Ibs)

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap