Jatinangor

Bencana tanah longsor terjadi di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026) siang. Peristiwa tersebut menewaskan empat orang pekerja yang tertimbun material longsor saat mengerjakan pembangunan tembok penahan tanah (TPT). Dua pekerja lainnya berhasil selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad) untuk mendapatkan perawatan medis.
Longsor terjadi sekitar pukul 13.36 hingga 14.30 WIB di Dusun Wates, RT 01/RW 01, Kampung Salam Kuning. Saat itu, tujuh pekerja tengah menggali pondasi TPT di bawah tebing setinggi sekitar enam meter. Secara tiba-tiba, tebing tersebut ambrol dan menimbun enam pekerja yang berada di lokasi penggalian.
Tim gabungan dari Basarnas Jawa Barat, BPBD, TNI, Polri, serta relawan SAR setempat segera melakukan proses evakuasi. Pencarian korban berlangsung hingga malam hari dan seluruh korban berhasil ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB. Empat korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya selamat meski mengalami luka dan trauma.
BPBD Jawa Barat menyebutkan bahwa longsor diduga berkaitan dengan aktivitas penggalian pondasi di area rawan longsor. Hingga kini, penyebab pasti kejadian masih dalam proses pendalaman. Longsor tersebut dilaporkan hanya berdampak pada satu unit bangunan TPT dan tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada permukiman warga sekitar, meski lokasinya berdekatan dengan kawasan RS Unpad.
Pemerintah daerah mengimbau agar pekerjaan konstruksi di wilayah rawan longsor memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kondisi geologis, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.