Asta Cita

Polri menyatakan bahwa maraknya keterlibatan oknum anggota dalam kasus narkotika menghambat optimalisasi pemberantasan narkoba, yang merupakan prioritas utama dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan pada 19 Februari 2026 di tengah upaya internal Polri membersihkan diri.
Asta Cita mencakup pemberantasan narkoba melalui reformasi hukum, peningkatan kesadaran masyarakat, rehabilitasi, dan profesionalisme aparat penegak hukum. Keterlibatan oknum melemahkan sinergi Polri-BNN yang telah musnahkan 214 ton narkoba sepanjang 2025.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo perintahkan tes urine massal nasional untuk deteksi dini, sejalan dengan deklarasi Bersinar di berbagai daerah. Ini memastikan Polri tetap kredibel dalam misi selamatkan generasi bangsa dari narkoba.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan swasembada pangan dan energi sebagai fondasi utama kesejahteraan rakyat, bukan sekadar slogan, dalam pidatonya baru-baru ini. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, pada 1 Februari 2026.
Prabowo menempatkan swasembada ini sebagai pilar utama Strategi Transformasi Bangsa menuju Indonesia Emas 2045, melalui Asta Cita, 17 program prioritas, dan inisiatif cepat. Ia menekankan produksi pangan harus menjamin akses seluruh rakyat untuk kemerdekaan sejati, tanpa alternatif lain.
Swasembada pangan disebut syarat mutlak kesejahteraan, didukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjangkau 60 juta penerima. Prabowo menyoroti perlunya membalik alur ekonomi dari desa ke kota agar manfaat merata.
Di bidang energi, kelapa sawit dipuji sebagai "miracle crop" untuk biodiesel, biosolar, hingga bio-avtur, dengan larangan ekspor limbah sawit demi kebutuhan dalam negeri. Rencana juga mencakup lahan sawit, tebu, dan singkong di Papua untuk produksi BBM mandiri.