Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Agaklaen2

Pole Vox
3 bulan yang lalu
Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! mencatatkan pencapaian spektakuler dan mengalahkan jumlah penonton Film Pertama Mereka

Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! mencatatkan pencapaian spektakuler dan mengalahkan jumlah penonton Film Pertama Mereka

Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! mencatatkan pencapaian spektakuler dan mengalahkan jumlah penonton Film Pertama Mereka
News

Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! mencatatkan pencapaian spektakuler di bioskop Tanah Air. Hanya dalam waktu 28 hari penayangan, film komedi ini berhasil meraih 9,1 juta penonton, melampaui performa Film pertamanya, Agak Laen, yang membutuhkan 98 hari untuk mencapai angka serupa.

 

Berdasarkan data terkini, Agak Laen 2 kini resmi bertengger di posisi ketiga daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa, tepat di bawah Jumbo dan KKN di Desa Penari. Pencapaian ini menegaskan daya tarik kuat sekuel tersebut di tengah persaingan film domestik maupun impor.

 

Peringkat Film Indonesia Terlaris

 

Saat ini, daftar tiga besar film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak masih dipimpin oleh Jumbo dengan 10.233.002 penonton, disusul KKN di Desa Penari yang mengumpulkan 10.061.033 penonton. Agak Laen 2 berada di posisi ketiga dengan 9.127.000 penonton, unggul tipis dari film pertamanya yang mencatat 9.126.607 penonton dan kini turun ke posisi keempat.

 

Peluang Pecahkan Rekor

 

Dirilis pada 27 November 2025, Agak Laen 2: Menyala Pantiku! terus menunjukkan tren kenaikan penonton yang signifikan. Faktor word of mouth yang kuat, humor yang mudah diterima lintas usia, serta momentum libur Natal dan Tahun Baru menjadi pendorong utama lonjakan jumlah penonton.

 

Dengan selisih yang semakin menipis dari dua film teratas, peluang Agak Laen 2 untuk menembus angka 10 juta penonton terbuka lebar. Jika tren positif ini berlanjut hingga akhir masa liburan, film ini berpotensi menggoyang bahkan merebut posisi puncak film Indonesia terlaris sepanjang masa.

 

Kesuksesan Agak Laen 2 sekaligus menjadi sinyal positif bagi industri film nasional, khususnya genre komedi lokal, yang kembali menunjukkan daya saing kuat di tengah dominasi film-film impor.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap