
Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk Gaza sebagai bagian dari rencana damai komprehensifnya. Kekuatan ini beroperasi di bawah kerangka Board of Peace, yang ia pimpin, untuk menjaga keamanan, melucuti senjata Hamas, dan mendukung rekonstruksi wilayah tersebut.
Pengumuman dilakukan melalui 20 poin rencana Trump pasca-gencatan senjata Israel-Hamas, dengan dukungan resolusi DK PBB yang melibatkan mitra Arab seperti Mesir, Qatar, dan Turki, serta negara lain seperti Indonesia, Maroko, dan Kosovo. ISF dipimpin Jenderal AS Jasper Jeffers, fokus awal di Rafah untuk demiliterisasi dan pelatihan polisi Palestina baru.
Board of Peace sebagian besar dipimpin pejabat AS termasuk Jared Kushner, mengawasi tata kelola transisi Gaza hingga 2027 melalui komite teknokrat Palestina. Pasukan internasional ini tidak melibatkan tentara AS di darat Gaza, melainkan peran pendukung luar, dengan target 20.000 personel untuk stabilitas jangka panjang.