
Kapolres Tual, AKBP Whansi Des Asmoro, sedang menjalani perawatan medis di RSUD Karel Sadsuitubun setelah terluka akibat tertusuk anak panah saat turun langsung penahanan bentrokan antarwarga di wilayah Fiditan. Insiden ini terjadi pada tanggal 24 Februari 2026, di mana ia memimpin personel Polres untuk melerai dua kelompok pemuda dari Kampung Fiditan Baru dan Kampung Lama.
Bentrokan pecah di jalan utama Fiditan, Kecamatan Dulla Utara, Kota Tual, Maluku, sekitar pukul 17.30 WIT. AKBP Whansi berada di garis depan upaya penenangan ketika anak panah mengenai kaki kirinya tepat di bawah lutut. Personel segera mengevakuasinya ke rumah sakit untuk pencabutan tenggat waktu dan penanganan luka.
Situasi di lokasi kini kondusif dengan pengamanan TNI-Polri di perbatasan kampung. Kapolres menyatakan luka tersebut tidak mengurangi komitmen polisi dalam menjaga keselamatan masyarakat.