
Presiden Prabowo Subianto memang menyampaikan pesan tersebut pada 12 Desember 2025. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Aceh Tamiang, Aceh, untuk meninjau dampak banjir bandang dan longsor.
Konteks Kunjungan
Prabowo berada di posko pengungsian Jembatan Aceh Tamiang, di mana ia bertemu warga terdampak bencana. Ia menekankan kewaspadaan terhadap lingkungan pasca-bencana yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November 2025.
Isi Pesan Utama
Prabowo meminta masyarakat waspada, menjaga alam, dan melarang penebangan pohon sembarangan. Ia juga menginstruksikan pemerintah daerah untuk lebih mengawasi aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.
Respons Tambahan
Selain pesan lingkungan, Prabowo meminta maaf atas keterlambatan pemulihan seperti listrik dan jembatan, serta mendorong anak-anak korban agar tabah dan segera kembali sekolah.