Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Polisi Dalami Motif Pengemudi Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari

Polisi Polda Metro Jaya sedang mendalami motif pengemudi Toyota Calya berinisial HM (24/25 tahun) yang ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada 25 Februari 2026, setelah temukan dua senjata tajam (golok dan badik),…

Polisi Polda Metro Jaya sedang mendalami motif pengemudi Toyota Calya berinisial HM (24/25 tahun) yang ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada 25 Februari 2026, setelah temukan dua senjata tajam (golok dan badik), pistol mainan, serta empat pasang pelat nomor palsu di mobilnya.

Kejadian ini berpotensi kriminal karena aksi melawan arus, tabrak-tabrak kendaraan, dan bahaya publik saat lalu lintas padat sore hari.​

HM melaju dari Senen ke Gunung Sahari dengan kecepatan tinggi, lawan arus di Jalan Gunung Sahari IV/V (one way), tabrak motor/mobil hingga hampir korban jiwa, termasuk petugas patroli yang kejar; berputar di perempatan Koarmada RI dan Budi Utomo sebelum ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat. Dashcam patroli rekam kecepatan ekstrem di jalan kecil, picu kepanikan warga; korban luka-luka dan kerusakan material dilaporkan.​

Penggeledahan mobil ungkap golok, badik, pistol mainan, serta empat TNKB berbeda (diduga palsu), tunjukkan persiapan sistematis; polisi selidiki apakah terkait kriminalitas lain seperti curanmor atau balap liar. HM ditetapkan tersangka Pasal 310 KUHP (penganiayaan) atau 362 (pencurian) jika mobil curian, ditahan di Polres Jakpus untuk pemeriksaan intensif.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin dan Kabid Humas Kombes Budi Hermanto konfirmasi 27 Februari bahwa motif masih misterius—diduga pengaruh narkoba, dendam pribadi, atau provokasi medsos; tes urine dan riwayat psikolog dilakukan. Kasus mirip viral mobil ugal-ugalan sebelumnya, polisi periksa CCTV dan saksi mata; tak terkait terorisme tapi tetap koordinasi Densus 88 jika eskalasi. Hingga malam 27 Februari 2026, HM belum beri keterangan jelas, proses hukum lanjut ke pengadilan.

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.