Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Pasca Banjir Melanda Aceh, Wilayah Aceh Tamiang Kesusahan Air Bersih Sampai Menggunakan Air Kotor.

Pada minggu keempat pasca-bencana banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang, pengungsi di tenda pemerintah menghadapi krisis serius akses air bersih. Juliani, seorang pengungsi, terpaksa mencuci baju dengan genangan air tercemar yang juga digunakan…

Pada minggu keempat pasca-bencana banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang, pengungsi di tenda pemerintah menghadapi krisis serius akses air bersih. Juliani, seorang pengungsi, terpaksa mencuci baju dengan genangan air tercemar yang juga digunakan untuk mandi dan buang air, sementara bantuan air bersih diprioritaskan untuk minum. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit kulit seperti jamur dan gatal-gatal di kalangan pengungsi.[1][2][3][4]

 

## Latar Belakang Bencana

Banjir bandang dan longsor melanda Aceh Tamiang sejak akhir November 2025, merusak ribuan rumah, infrastruktur, dan 439 sekolah. Wilayah ini berubah seperti “kota mati” dengan desa luluh, jalur terputus, dan ribuan warga mengungsi. Bencana hidrometeorologi ini juga memutus akses layanan kesehatan dasar.[5][6]

 

## Dampak Sanitasi

Pengungsi seperti Suwarno harus berjalan jauh melalui lumpur untuk buang air besar karena kurangnya toilet memadai, meski darurat toilet mulai dibangun pada minggu keempat. Genangan air sisa banjir menjadi andalan untuk kebutuhan non-minum, memperburuk sanitasi. Hal ini memicu kekhawatiran lonjakan penyakit pascabencana.[7][2][8][1]

 

## Upaya Penanganan

Pemerintah daerah berupaya bangun hunian sementara dan toilet darurat, sementara tim medis seperti EMT Unismuh Makassar dikerahkan hingga akhir Desember 2025. Mendagri Tito Karnavian menekankan perhatian khusus untuk Aceh Tamiang karena kerusakan lumpur yang unik dibanding daerah lain. Bantuan air bersih terus ditingkatkan, tapi tantangan infrastruktur tetap besar.[2][8][9][5]

 

[1](https://www.instagram.com/reel/DSj0g7KDIaT/)

[2](https://www.bbc.com/indonesia/articles/c07525gj2j0o)

[3](https://www.instagram.com/p/DSer35vAalk/)

[4](https://www.youtube.com/shorts/0er7vo_Wgtc)

[5](https://news.unismuh.ac.id/2025/12/21/aceh-tamiang-diterjang-banjir-dan-longsor-rektor-unismuh-makassar-lepas-tim-medis-tanggap-bencana-gelombang-ii/)

[6](https://spab.kemendikdasmen.go.id/web/berita-439-sekolah-di-aceh-tamiang-rusak-akibat-banjir.html)

[7](https://www.facebook.com/BBCNewsIndonesia/posts/pengungsi-di-kabupaten-aceh-tamiang-salah-satu-wilayah-terdampak-paling-parah-ak/1328480995983344/)

[8](https://www.youtube.com/watch?v=KgS2sB8pcZM)

[9](https://ambon.antaranews.com/berita/308857/mendagri-penanganan-bencana-di-aceh-tamiang-perlu-perhatian-khusus)

[10](https://www.youtube.com/watch?v=RhOSvHdf1Cs)

 

 

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.