
Majelis Tanwir Muhammadiyah menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden AS Donald Trump pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Pernyataan ini disampaikan usai pertemuan Prabowo dengan pimpinan ormas Islam, termasuk Muhammadiyah, di Istana Negara pada 2 Februari 2026.
Muhammadiyah menilai keanggotaan ini selaras dengan komitmen umat Islam Indonesia untuk perdamaian Gaza dan Palestina melalui two-state solution, stabilisasi, serta rehabilitasi pascakonflik. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, menegaskan langkah strategis Prabowo memungkinkan Indonesia berperan aktif di pengambilan keputusan global tanpa mengorbankan prinsip pro-Palestina.
Prabowo mengundang ormas seperti Muhammadiyah, NU, dan lainnya untuk menjelaskan pertimbangan gabung Dewan Perdamaian, termasuk konsultasi dengan Group of New York. Menlu Sugiono menambahkan ini peluang bersejarah bagi suara Indonesia di forum internasional.