Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Media ditengah-tengah Pemberitaan Bencana Aceh dan Sumatera

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menanggapi kritik publik dengan menyatakan agar tidak menggiring opini seolah pemerintah tidak bekerja. Situasi ini kontras dengan kondisi warga di Aceh Tengah dan Bener Meriah yang terpaksa berjalan kaki…

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menanggapi kritik publik dengan menyatakan agar tidak menggiring opini seolah pemerintah tidak bekerja. Situasi ini kontras dengan kondisi warga di Aceh Tengah dan Bener Meriah yang terpaksa berjalan kaki puluhan kilometer melewati jalan berlumpur untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, gas, dan BBM.

Latar Belakang Krisis

Krisis pangan di wilayah tersebut dipicu banjir bandang dan longsor yang merusak akses jalan utama sejak awal Desember 2025. Ribuan warga, termasuk anak-anak dan lansia, memikul barang dagangan atau sembako demi bertahan hidup, karena stok lokal habis dan distribusi bantuan belum merata. Pedagang dari Aceh Utara dan Lhokseumawe menjadi tujuan utama, meski medan terjal membuat perjalanan berjam-jam.

Respons Pemerintah

Pemerintah pusat klaim sedang memperbaiki infrastruktur dengan alat berat, tapi warga merasa proses lambat dan mengancam panen seperti cabai yang bisa membusuk. Pernyataan Teddy menekankan upaya yang sedang dilakukan, meski viral video warga berjuang memicu tudingan kelalaian. Harapan masyarakat tertuju pada pemulihan akses jalan ke Takengon-Aceh Utara untuk normalisasi ekonomi.

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.