
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan update terkini mengenai upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat melalui konferensi pers pada Senin, 29 Desember 2025.[1][2][3]
## Isi Konferensi Pers
Konferensi ini menyoroti kemajuan TNI dalam membangun infrastruktur darurat, termasuk jembatan Bailey untuk memulihkan akses transportasi di wilayah terdampak. Jenderal Maruli juga mengungkap dugaan upaya sabotase terhadap jembatan Bailey yang sedang dibangun, yang menghambat proses pemulihan.[5][6][8]
## Progres Pemulihan
Di Aceh, target pembangunan mencapai 50 jembatan Bailey untuk mengatasi kerusakan infrastruktur akibat longsor dan banjir bandang. Upaya ini melibatkan koordinasi dengan BNPB dan pemerintah daerah, dengan fokus pada prioritas jalan nasional dan jembatan utama. Kendala lapangan seperti cuaca dan sabotase disebut sebagai tantangan utama.[4][8][9][10]
[1](https://www.instagram.com/reel/DS1bQgxEXOQ/)
[2](https://www.tiktok.com/@detikcom/video/7589134032982609159)
[3](https://www.facebook.com/20detik/videos/ksad-jenderal-maruli-simanjuntak-menyampaikan-perkembangan-upaya-pemulihan-pasca/879337874871011/)
[4](https://www.antaranews.com/berita/5312776/pimpin-konferensi-pers-mensesneg-sampaikan-pemulihan-aktual-sumatera)
[5](https://www.tvonenews.com/berita/nasional/402244-ksad-ungkap-ada-dugaan-upaya-sabotase-jembatan-bailey-di-tengah-pemulihan-bencana-sumatera-bautnya-dibongkar)
[6](https://www.instagram.com/reel/DS1vkURjl_g/)
[7](https://www.tiktok.com/@detikcom/video/7589144154442091783)
[8](https://www.instagram.com/reel/DS1YJgrkV6c/)
[9](https://www.instagram.com/p/DS1uzKWkhfQ/)
[10](https://www.instagram.com/p/DSzxGwgDJeS/)