Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Foto Epstein & Sultan Ahmed Dengan Kiswah di lantai Picu Kemarahan Umat Islam

Foto Jeffrey Epstein dan Sultan Ahmed bin Sulayem yang sedang memandangi kain Kiswah Ka'bah di lantai menjadi viral baru-baru ini, memicu kemarahan netizen umat Islam karena dianggap tidak menghormati simbol suci Islam. Gambar ini…

Foto Jeffrey Epstein dan Sultan Ahmed bin Sulayem yang sedang memandangi kain Kiswah Ka’bah di lantai menjadi viral baru-baru ini, memicu kemarahan netizen umat Islam karena dianggap tidak menghormati simbol suci Islam. Gambar ini berasal dari dokumen Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ) pada tahun 2026, tepatnya lampiran email tanggal 8 Mei 2014 dengan nama file “EFTA01201030”.

Foto dikirim via email ke Epstein oleh seorang wanita bisnis asal UEA bernama Aziza al Ahmadi, menunjukkan Epstein dan Sultan Ahmed berdiri di bawah tangga sambil mengamati kain hitam di lantai yang diklaim sebagai Kiswah Ka’bah—kain penutup Ka’bah yang diganti setiap tahun. Email berisi pesan seperti “Hati-hati dengan apa yang kau kira sebagai dompet besar di dalam celana seseorang” dan deskripsi kain yang “disentuh jutaan Muslim saat tawaf”.

Belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Arab Saudi bahwa kain itu Kiswah asli; situs Inside the Haramain menyebutkan adanya perbedaan ukuran, bahan, dan motif dibandingkan Kiswah resmi. Meski begitu, foto dinyatakan autentik (bukan buatan AI) oleh sumber seperti 5Pillars dan telah berlisensi di perpustakaan DOJ.

Sultan Ahmed bin Sulayem, CEO DP World (perusahaan pelabuhan Dubai), memiliki kontak bisnis dengan Epstein pasca-vonis 2008, termasuk diskusi ide teknologi, akses politik ke Trump, dan kunjungan ke townhouse Epstein. Tidak ada bukti Sultan terlibat dalam kejahatan seksi Epstein; hubungan lebih ke jaringan bisnis dan politik.

Viral di X (Twitter) dan media Indonesia seperti Katadata, Viva, CNBC Indonesia, memicu kritik atas penempatan simbol sakral di lantai oleh figur kontroversial seperti Epstein. Belum ada respon resmi dari DP World atau Sultan Ahmed.

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.