Dunia kerja tidak selalu berkutat pada profesi yang umum dikenal masyarakat. Di sejumlah negara, terdapat pekerjaan dengan tugas yang terdengar aneh, mulai dari mendorong penumpang kereta, mengamati cat mengering, hingga merawat burung gagak karena sebuah legenda kerajaan.
Meski tidak semuanya merupakan pekerjaan penuh waktu, profesi tersebut benar-benar dibutuhkan untuk kepentingan transportasi, penelitian, pengembangan produk, maupun pelestarian tradisi.
Berikut enam pekerjaan tidak lazim yang ditemukan di berbagai belahan dunia.
1. Pendorong Penumpang Kereta di Jepang

Jepang dikenal memiliki sistem transportasi kereta yang sangat sibuk. Pada jam-jam tertentu, petugas stasiun dapat membantu mendorong penumpang masuk ke dalam gerbong agar tidak ada orang atau barang yang terjepit dan pintu dapat ditutup dengan aman.
Petugas ini populer dengan sebutan (oshiya), yang berasal dari kata dalam bahasa Jepang yang berarti “pendorong”. Pekerjaan tersebut mulai dikenal sejak dekade 1950-an dan menjadi salah satu gambaran padatnya transportasi perkotaan Jepang. Kini, tugas itu umumnya menjadi bagian dari pekerjaan petugas peron ketika kondisi kereta sangat penuh.
2. Penidur Profesional

Tidur ternyata juga dapat menghasilkan uang. Sejumlah perusahaan dan lembaga penelitian memberikan bayaran kepada peserta untuk tidur dalam kondisi tertentu.
Mereka dapat diminta menguji kenyamanan kasur, bantal, kamar hotel, atau menjalani penelitian mengenai pola dan gangguan tidur. Selama proses tersebut, kualitas tidur peserta biasanya dipantau sebelum hasilnya dianalisis oleh peneliti.
Namun, istilah “penidur profesional” sering kali bukan merujuk pada pekerjaan tetap. Dalam banyak kasus, orang tersebut merupakan penguji produk atau peserta penelitian berbayar. Harvard Medical School, misalnya, membuka sejumlah studi tidur dengan kompensasi bagi peserta yang memenuhi kriteria.
3. Pengamat Cat Mengering

Ungkapan “seperti melihat cat mengering” kerap digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat membosankan. Namun, di industri pelapis dan cat, kegiatan itu bisa menjadi bagian dari pekerjaan nyata.
Teknisi penelitian dan pengembangan mengamati perubahan cat selama proses pengeringan. Mereka memeriksa waktu kering, perubahan warna, tingkat kilap, retakan, gelembung, serta kemampuan cat menempel pada permukaan.
Hasil pengamatan tersebut digunakan untuk memperbaiki formula dan memastikan produk aman serta tahan lama sebelum dipasarkan. Jadi, pekerjaannya bukan hanya duduk dan menatap dinding, melainkan bagian dari pengujian teknis produk.
4. Pencicip Makanan Hewan

Beberapa produsen makanan hewan melibatkan tenaga manusia dalam proses evaluasi produk. Pekerja ini menilai aroma, tekstur, konsistensi, dan dalam kondisi tertentu mencicipi sedikit produk untuk mengetahui karakter rasanya.
Sampel tersebut umumnya tidak ditelan. Selain menggunakan indra penciuman dan perasa, penguji juga mencatat hasil evaluasi untuk membantu tim pengembangan produk menjaga kualitas makanan hewan.
Pekerjaan ini biasanya menjadi bagian dari posisi yang lebih luas, seperti ahli teknologi pangan, pengembang produk, atau petugas pengendalian mutu—bukan sekadar makan makanan hewan sepanjang hari.
5. Pelayat Profesional

Di beberapa kebudayaan, seseorang dapat dibayar untuk hadir dan menunjukkan kesedihan dalam sebuah pemakaman. Mereka menangis, meratap, bernyanyi, atau melakukan ritual tertentu sebagai bagian dari penghormatan kepada orang yang meninggal.
Tradisi pelayat profesional telah ditemukan sejak masa Mesir kuno serta berkembang di sejumlah wilayah Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Praktik tersebut juga masih bertahan dalam beberapa masyarakat modern.
Di Kenya bagian barat, misalnya, pelayat profesional dipekerjakan untuk mengekspresikan duka sesuai tradisi masyarakat Luo. Kehadiran mereka bukan hanya untuk meramaikan pemakaman, tetapi juga dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap keluarga yang sedang berduka.
6. Penjaga Burung Gagak di Menara London

Menara London memiliki jabatan khusus bernama (Ravenmaster). Petugas ini bertanggung jawab memimpin perawatan burung-burung gagak yang tinggal di kompleks bersejarah tersebut.
Mereka memastikan burung mendapat makanan, tempat tinggal, pemeriksaan kesehatan, serta perawatan sehari-hari. Jabatan ini biasanya dipegang oleh seorang (Yeoman Warder) atau penjaga resmi Menara London.
Keberadaan burung gagak berkaitan dengan legenda lama yang menyebutkan bahwa Menara London dan kerajaan akan runtuh jika burung-burung tersebut meninggalkan benteng. Meskipun hanya legenda, burung gagak telah menjadi bagian penting dari identitas dan daya tarik Menara London.
Berbagai pekerjaan tersebut memperlihatkan bahwa sebuah profesi dapat muncul karena kebutuhan yang sangat khusus. Pekerjaan yang terdengar aneh bagi sebagian orang ternyata mempunyai fungsi nyata—mulai dari menjaga keselamatan penumpang, membantu penelitian, mengendalikan kualitas produk, hingga mempertahankan tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad.