
Ratusan buruh outsourcing di PT Karunia Alam Segar (KAS), pabrik Mie Sedaap kawasan industri Gresik, Jawa Timur, dirumahkan mendadak via pesan WhatsApp sejak 16 Februari 2026, menjelang Ramadan 1447 H/2026.
Pesan dari kepala regu (Karu) sebut alasan “efisiensi karyawan”, tanpa surat resmi atau pertemuan, padahal kontrak PKWT masih aktif; pola kerja sudah anomali sebulan terakhir (hanya 2-3 hari/minggu). Sekitar 400 buruh terancam tak terima THR, kehilangan penghasilan utama saat Lebaran, dengan dugaan perusahaan hindari kewajiban.
Ketua SPDT FSPMI Gresik Fajar Rubianto kawal kasus, tuntut hak normatif termasuk THR; baru 60 buruh laporkan ke serikat. Komisi IV DPRD Gresik sidak pabrik 22 Februari 2026, kawal nasib 500 buruh; manajemen janji cari solusi tapi belum resmi respons.