Wisuda di Kyoto University memiliki pemandangan yang berbeda dari seremoni kelulusan pada umumnya. Sejumlah mahasiswa datang mengenakan berbagai kostum unik, mulai dari karakter populer, tokoh fiksi, hingga pakaian dengan desain yang dibuat sendiri.

Tradisi tersebut telah menjadi salah satu ciri khas wisuda Kyoto University. Pada setiap pelaksanaan wisuda, mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengekspresikan kreativitas melalui busana yang mereka kenakan. Kyoto Shimbun menyebut penampilan para wisudawan dengan kostum telah menjadi tradisi tahunan yang menarik perhatian publik.

Kebiasaan ini setidaknya sudah terdokumentasi sejak awal 2000-an. Penelusuran arsip yang dilakukan J-Town Net menemukan pemberitaan Kyoto Shimbun pada 2001 yang menyebut mahasiswa berkostum sebagai pemandangan yang sudah berlangsung seperti biasa. Sementara itu, laporan dari dekade 1990-an belum menunjukkan fenomena tersebut secara jelas. Sejumlah catatan kemudian memperkirakan tradisi kostum mulai berkembang sejak sekitar 1980-an dan semakin mengakar pada dekade berikutnya.

Kostum yang digunakan mahasiswa pun sangat beragam. Dalam berbagai tahun, mereka pernah tampil sebagai karakter anime, tokoh populer, maskot, hingga benda atau konsep yang sedang menjadi perhatian publik. Pada wisuda 2025, misalnya, sejumlah lulusan mengenakan kostum Myakumyaku, maskot resmi Osaka-Kansai Expo.

Tradisi tersebut juga tidak berarti Kyoto University secara resmi mengubah wisuda menjadi acara cosplay. Dalam informasi resmi universitas, mahasiswa diminta mengenakan pakaian yang sesuai untuk acara seremonial, tetapi tidak diwajibkan menggunakan pakaian formal tertentu. Hal ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk memilih penampilan mereka sendiri.

Menariknya, Kyoto University sendiri tidak memiliki pakaian wisuda akademik khusus untuk seluruh lulusan sarjana. Dalam tanggapan resminya terhadap usulan seorang mahasiswa pada 2025, universitas menyebut belum memiliki pakaian seremonial khusus dan mengakui bahwa banyak mahasiswa hadir dengan kostum dalam acara wisuda.

Pada wisuda 2026, tradisi tersebut masih terlihat. Sebanyak 2.765 mahasiswa lulus dari Kyoto University, dan selain lulusan yang mengenakan jas atau kimono, sejumlah mahasiswa kembali tampil dengan kostum kreatif.

Dengan demikian, foto mahasiswa berkostum unik yang kembali beredar di media sosial memang menggambarkan tradisi nyata di Kyoto University. Namun, klaim bahwa tradisi tersebut baru dimulai pada awal 2000-an kurang tepat karena dokumentasi menunjukkan praktik serupa sudah ada setidaknya sejak 2001 dan kemungkinan telah berkembang sejak dekade 1980-an.