Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda: Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari, Kemenag Prediksi 19 Februari 2026

Prediksi awal puasa Ramadan 1447 H/2026 M menunjukkan perbedaan antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah, dengan potensi selisih satu hari akibat metode hisab berbeda. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026 melalui…

Prediksi awal puasa Ramadan 1447 H/2026 M menunjukkan perbedaan antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah, dengan potensi selisih satu hari akibat metode hisab berbeda. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026 melalui hisab hakiki wujudul hilal dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sementara Kemenag memprediksi Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan hisab imkanur rukyat kriteria MABIMS.

​

Dasar Perhitungan

Muhammadiyah menggunakan KHGT dengan kriteria Turki 2016 yang fokus wujud hilal secara astronomis, sudah diumumkan via Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.1/B/2025. Kemenag mengandalkan Kalender Hijriah Indonesia yang mempertimbangkan ketinggian hilal minimum untuk rukyat, masih sementara hingga sidang isbat akhir Sya’ban.

​

Kemungkinan Final

Tanggal resmi pemerintah ditentukan Sidang Isbat Kemenag sekitar 28-29 Sya’ban (17-18 Februari), berpotensi ikut Muhammadiyah atau berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya; Idul Fitri diprediksi 19 Maret (Muhammadiyah) atau 20 Maret (Kemenag).

 

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.