SkandalEpstein

Dokumen Epstein Files terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman AS pada akhir Januari 2026 menyeret nama tokoh dunia seperti PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Bill Gates dalam email lama terkait jaringan kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Anwar disebut dalam email 2012 soal potensi pertemuan bisnis dengan JPMorgan, tapi ia langsung bantah keterlibatan dengan Epstein dan sebut itu upaya pihak lain catut namanya. Bill Gates juga muncul dalam konteks pertemuan sosial, tanpa tuduhan pelecehan langsung.
Anwar tagar #DoneExplain dan lanjut agenda di Johor Bahru; Gates sebelumnya bantah hubungan dekat dengan Epstein.

Departemen Kehakiman AS merilis jutaan dokumen Epstein Files pada akhir Januari 2026, di mana nama Donald Trump disebut ratusan hingga ribuan kali dalam konteks hubungan sosial dan bisnis dengan Jeffrey Epstein.
Dokumen 3 juta halaman plus 180 ribu gambar dan 2.000 video ini ungkap jaringan perdagangan seks Epstein; Trump disebut dalam email dan laporan FBI tapi tanpa tuduhan langsung pelecehan, hanya klaim sensasional yang dibantah.
Trump bantah keterlibatan kriminal, sebut hubungan putus sebelum Epstein dipenjara; DOJ sensor gambar korban dan tegas tak lindungi Trump.