Pewarta Nusantara
Add Post Menu

sekutu

Pole Vox Pole Vox
2 minggu yang lalu

China memang marah besar atas penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS di bawah perintah Presiden Donald Trump, dan mendesak pembebasan segera. China menyebut aksi militer AS sebagai pelanggaran hukum internasional dan hegemoni yang merusak kedaulatan Venezuela. Reaksi serupa datang dari pemimpin Amerika Selatan seperti Kolombia dan Brasil.
Reaksi China
Kementerian Luar Negeri China menyatakan keheranan mendalam atas penangkapan Maduro dan istrinya Cilia Flores melalui operasi militer AS di Caracas. Beijing mengecam AS atas "tindakan sembrono" yang melanggar Piagam PBB, serta mendesak hentikan upaya destabilisasi pemerintahan Venezuela melalui dialog. Ini merupakan pernyataan kedua China sejak Trump mengumumkan penangkapan pada akhir pekan lalu.
Respons Amerika Selatan
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengecam aksi AS sebagai agresi terhadap kedaulatan Venezuela dan Amerika Latin, sambil mempersiapkan perbatasan untuk kemungkinan pengungsi. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyebutnya sebagai preseden berbahaya yang melanggar hukum internasional, mengancam perdamaian kawasan. Presiden Chile Gabriel Boric juga menyatakan kekhawatiran serius dan mendukung resolusi damai.
Latar Belakang Penangkapan
Operasi militer AS dilakukan secara mendadak setelah persiapan berbulan-bulan, menangkap Maduro atas tuduhan narkoba dan senjata; ia kini ditahan di New York menunggu sidang. Beberapa warga Caracas merayakan akhir rezim Maduro, meski dunia bereaksi campur aduk. Rusia dan Iran juga mengecam, sementara sekutu Trump di AS memuji operasi tersebut.