SEA Games

Kemenpora berencana memberikan sanksi atau punishment bagi tim sepakbola Indonesia U-23 dan cabang olahraga (cabor) lain yang gagal memenuhi target medali di SEA Games 2025 Thailand, meskipun secara keseluruhan kontingen meraih prestasi impresif.
Cabor yang Disorot
Timnas Indonesia U-23 menjadi fokus utama karena gagal meraih target medali perak di sepakbola, sementara cabor lain juga dievaluasi jika tidak sesuai sasaran meski ada yang melampaui target. Deputi IV Kemenpora Surono menyatakan pemetaan capaian telah dilakukan untuk menentukan reward bagi yang sukses dan punishment bagi yang gagal.
Bentuk Sanksi
Salah satu sanksi potensial adalah penghentian pembiayaan pemusatan latihan nasional (pelatnas), sehingga cabor tersebut harus mandiri tanpa dukungan pemerintah. Detail sanksi spesifik masih dibahas dalam rapat evaluasi, dengan penekanan menjaga kekompakan antar-cabor.

Tim Jetski Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu dari SEA Games 2025 di Thailand pada 14 Desember 2025.
Peraih Medali Emas
Aero Sutan Aswar meraih emas di nomor Endurance Open dengan poin 1.132, unggul tipis 2 poin atas Atlet Thailand Tapatarawat Joesonnusont (1.130).
Prestasi ini mempertahankan tradisi emas jetski Indonesia meski tanpa dukungan dana pemerintah penuh.
Peraih Medali Perunggu
Aqsa Sutan Aswar, adik Aero, menyabet perunggu di nomor Runabout Stock dengan 202 poin, meski jetski sewaan bermasalah di moto terakhir.
Kedua bersaudara ini berlomba di Pantai Jomtien, Chonburi, dengan biaya mandiri dari IJBA.

Letda TNI Rizki Juniansyah, juara emas angkat besi Olimpiade Paris 2024, sukses meraih medali emas lagi di SEA Games 2025 kelas 79 kg putra pada 15 Desember 2025 di Chonburi, Thailand. Ia juga memecahkan rekor dunia clean & jerk (205 kg) dan total angkatan (365 kg).
Prestasi Hari Ini
Rizki tampil dominan sejak snatch 160 kg, lalu eksplosif di clean & jerk yang hancurkan rekor Asia dan dunia sebelumnya. Prestasi ini tambah koleksi emas Indonesia menjadi 52 di SEA Games 2025.
Respons Pejabat
Menteri pemuda dan olahraga Erick Thohir puji mental juara dan patriotisme Rizki sebagai perwira TNI baru. Rizki apresiasi dukungan serta janji bonus dari Presiden Prabowo Subianto.
Karier Singkat
Atlet asal Banten ini promosi jadi Letda TNI dua pekan lalu, targetkan Olimpiade LA 2028 setelah sukses Olimpiade 2024. Ia selebrasi hormat militer pasca-kemenangan

Basral Graito Hutomo, atlet skateboard asal Tangerang berusia 18 tahun, meraih medali emas untuk Indonesia di nomor street putra SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
Prestasi Dramatis
Pada 14 Desember 2025 di SAT Extreme Sports Park, Basral mencetak total skor 166,67 poin dari best run (75,31) dan best single trick (36,10), mengungguli Atlet Thailand Kirin Petikiree (153,22 poin). Ia bangkit dari posisi keempat dengan percobaan terakhir tanpa jatuh, ungkapkan sikap "nothing to lose" di bawah tekanan tinggi.
Kontribusi Kontingen Indonesia
Kemenangan ini jadi emas ke-42 atau 43 Indonesia, bantu posisi kedua klasemen sementara dengan total 152 medali (43 emas, 56 perak, 53 perunggu) hingga 15 Desember 2025. Basral juga dapat pelukan hangat dari ofisial Malaysia, ciptakan momen viral.

PSSI resmi memecat Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-22 setelah kegagalan tim gagal lolos dari fase grup SEA Games 2025 di Thailand.
Alasan Pemecatan
Timnas U-22 hanya meraih tiga poin di Grup C, kalah 0-1 dari Filipina dan menang 3-1 atas Myanmar, tetapi kalah produktivitas gol dari Malaysia sehingga tersingkir prematur, meleset dari target medali emas PSSI dan perak Kemenpora. Keputusan diumumkan Ketua Badan Tim Nasional Sumardji pada 16 Desember 2025 melalui konferensi pers di Jakarta setelah evaluasi mendalam.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Indra Sjafri menerima keputusan dengan lapang dada, mengakhiri semua posisinya di PSSI termasuk direktur teknik, dengan hak dan kewajiban kontrak tetap dihormati. PSSI berencana tunjuk pelatih timnas senior untuk tangani U-23 guna persiapan turnamen mendatang.

Justin Barki, petenis Indonesia berusia 25 tahun, sukses meraih medali emas beregu putra pada SEA Games 2025 di Thailand bersama Christopher Rungkat setelah mengalahkan tuan rumah 2-1.
Prestasi di Lapangan
Tim beregu putra Indonesia menang di partai penentu ganda setelah kalah di tunggal pertama, mencetak sejarah emas pertama setelah edisi sebelumnya gagal. Wamenpora Taufik Hidayat menyaksikan langsung dan mengalungkan medali, dengan Justin menyatakan rasa syukur atas kemenangan tersebut.
Donasi Bonus
Justin memutuskan menyumbangkan seluruh bonus Rp1 miliar dari pemerintah untuk korban banjir di Sumatera Utara, menunjukkan solidaritas pasca-bencana bandang. Gestur ini viral di media sosial dan mendapat apresiasi luas sebagai contoh atlet berjiwa sosial.
Prestasi Gemilang: Indonesia Melampaui Target Medali SEA Games 2023
Pewarta Nusantara - Indonesia berhasil mencapai keberhasilan yang luar biasa di SEA Games 2023 dengan melampaui target raihan Medali yang ditetapkan sebelumnya.
Presiden Jokowi sejak awal menargetkan Indonesia untuk meraih lebih dari 69 medali emas, mengacu pada pencapaian SEA Games 2021 di Vietnam.
Namun, pada akhir SEA Games 2023 yang berlangsung di Kamboja, Indonesia berhasil meraih total 87 medali emas, 80 medali perak, dan 109 medali perunggu.
Meskipun Vietnam berada di posisi pertama dengan 136 medali emas, 105 medali perak, dan 114 medali perunggu, prestasi yang diraih oleh Indonesia patut diacungi jempol.
Tuan rumah Kamboja awalnya tampil dominan, tetapi seiring berjalannya waktu, Thailand dan Vietnam berhasil menggeser dominasi tersebut.
Indonesia juga tak tinggal diam, dengan cabang olahraga wushu menjadi juara umum dengan meraih enam medali emas. Selain itu, bulutangkis dan angkat besi juga turut menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.
Tak hanya itu, timnas basket putri mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas setelah menantikan selama 46 tahun. Tim voli putra juga berhasil meraih hat-trick medali emas.
Prestasi gemilang juga diraih oleh tim perahu tradisional, voli pantai putra, gulat, dan kickboxing. Terakhir, timnas U-22 Garuda Muda berhasil menyabet medali emas dalam pertandingan sengit melawan Thailand.
Baca juga: Reaksi Warganet Komentari Kesiapan Kamboja Selenggarakan SEA Games 2023
Dengan SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand sebagai tuan rumah berikutnya, harapan kita adalah agar Tim Merah Putih dapat kembali meraih kesuksesan yang gemilang di ajang tersebut.
Perolehan akhir medali SEA Games 2023

Medali SEA Games PNG
Ini adalah klasemen akhir medali SEA Games 2023 yang menunjukkan perolehan medali dari setiap negara. Vietnam berhasil menjadi peringkat pertama dengan 136 medali emas, diikuti oleh Thailand dengan 108 medali emas, dan Indonesia menempati posisi ketiga dengan 87 medali emas.
Kamboja juga mendapatkan peringkat yang baik dengan 81 medali emas. Semua negara peserta telah berkompetisi dengan baik dan memberikan yang terbaik dalam ajang ini.
| Posisi | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Vietnam | 136 | 105 | 114 | 355 |
| 2 | Thailand | 108 | 96 | 108 | 312 |
| 3 | Indonesia | 87 | 80 | 109 | 276 |
| 4 | Kamboja | 81 | 74 | 127 | 282 |
| 5 | Filipina | 58 | 86 | 116 | 260 |
| 6 | Singapura | 51 | 43 | 64 | 158 |
| 7 | Malaysia | 34 | 45 | 97 | 176 |
| 8 | Myanmar | 21 | 25 | 68 | 114 |
| 9 | Laos | 6 | 22 | 60 | 88 |
| 10 | Brunei | 2 | 1 | 6 | 9 |
| 11 | Timor Leste | 0 | 0 | 8 | 8 |
BREAKING NEWS! 5-2 Timnas Indonesia Vs Thailand, Garuda Nusantara Rebut Medali Emas
Pewarta Nusantara - Timnas Indonesia U-22 berhasil mengakhiri kehausan mereka akan gelar dengan menjadi juara sepak Bola SEA Games 2023. Di final, tim yang dibimbing oleh Indra Sjafri ini berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 5-2.
Pertandingan antara Timnas U-22 dan Thailand di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, pada Selasa (16/5/2023) dimulai dengan penuh kewaspadaan.
Kedua tim bermain dengan hati-hati dan berusaha membangun serangan secara sabar.
Pada menit ke-8, Timnas U-22 menghadapi ancaman dari tendangan bebas lawan. Namun, pertahanan yang kokoh dan penyelamatan gemilang dari Bagas Kaffa mampu menggagalkan peluang tersebut sebelum pemain Thailand dapat menyambut bola di dalam kotak penalti.
Tidak lama setelah itu, giliran Timnas U-22 yang mencoba mengancam lewat kerjasama antara Marselino Ferdinan dan Ramadan Sananta.
Marselino menggiring bola ke depan dan melepaskan tendangan, namun sayangnya bola melebar dan melambung tinggi di atas gawang.
Thailand tidak tinggal diam dan mencoba membalas melalui serangan balik yang cepat. Melalui umpan terobosan, Teerasak Poephimai berhasil lolos dari jebakan offside dan mendapatkan bola, namun tendangannya hanya mampu melewati sisi kiri gawang Timnas U-22.
Permainan sengit dan saling ancam masih terus berlanjut, dengan Timnas U-22 berusaha untuk menciptakan peluang yang berbahaya.
Komang Teguh mencoba tendangan jarak jauh, namun sayangnya masih belum berhasil mengarahkan bola ke sasaran dengan tepat.
Timnas U-22 berhasil memperoleh keunggulan 1-0 melalui skema lemparan jarak jauh yang dilakukan oleh Alfeandra Dewangga pada menit ke-21.
Ramadan Sananta melakukan tandukan, dan meskipun Songchai Thongcham, bek Thailand, berusaha menghalau, bola tetap masuk ke dalam gawang.
Menyusul keunggulan yang didapatkan oleh Timnas U-22, pelatih Thailand, Ithsara Sritharo, melakukan dua pergantian pemain sekaligus pada menit ke-30.
Bukkoree Lemdee dan Achitpol Keereero digantikan oleh Phongsakon Tsirat dan Anan Yodsangwal.
Timnas U-22 terus mengancam pertahanan Thailand, dan kali ini giliran Witan Sulaeman yang beraksi. Pemain dari Persija Jakarta ini berhasil melakukan cutting-inside di sisi kanan pertahanan Thailand dan melepaskan tembakan mendatar, yang masih bisa ditangkap oleh Soponwit Rakyart.
Pada masa injury time menjelang paruh pertama berakhir, Timnas Indonesia mencetak gol kedua. Ramadan Sananta kembali menjadi pahlawan dengan mencetak gol.
Gol tersebut tercipta setelah ia mengkonversi umpan dari Rizky Ridho. Meskipun terjadi protes dari Thailand yang menganggap ada pelanggaran di kotak penalti Indonesia sebelum gol terjadi, wasit tetap memutuskan gol tersebut sah.
Thailand berhasil mengambil kendali permainan sejak babak kedua dimulai. Timnas U-22, di sisi lain, memilih untuk bermain dengan bertahan dan menempatkan banyak pemain di belakang.
Thailand mendapatkan peluang emas melalui Settasit Suvannaseat pada menit ke-52. Namun, Ernando berhasil melakukan penyelamatan penting untuk mencegah Timnas U-22 kebobolan.
Pada menit ke-65, Thailand berhasil memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2. Anan Yodsangwal mencetak gol dengan sundulan yang mengikuti sepak pojok yang dilakukan oleh Channarong Promsrikaew.
Gol tersebut mengguncang Timnas U-22, dan mereka mulai bermain menyerang lagi. Pada menit ke-66, Fajar melakukan aksi individu di luar kotak penalti dan melepaskan tendangan yang melesat tipis di sebelah kanan gawang Thailand.
Saat pertandingan memasuki 10 menit terakhir, Marselino hampir membawa Timnas U-22 mencetak gol lagi. Namun, tendangan bebasnya berhasil ditepis oleh Soponwit Rakyart.
Thailand melakukan serangan balik cepat pada menit ke-84, tetapi tendangan Irfan Jauhari hanya melambung di atas gawang Thailand, meskipun ia memiliki pilihan untuk memberikan umpan kepada rekan-rekannya yang mencari ruang kosong.
Di menit-menit akhir, Thailand terus menekan dan memaksa Indonesia untuk berjuang keras dalam menjaga gawangnya. Tambahan waktu selama 7 menit membuat pertandingan terasa sangat panjang.
Di saat injury time, sebuah drama terjadi. Ketika detik-detik terakhir sebelum pertandingan berakhir, para pejabat Indonesia mulai merayakan, namun ternyata pertandingan masih berlanjut.
Pada momen itu, Thailand berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 melalui gol yang dicetak oleh Yotsakon Burapha. Skor imbang 2-2 memaksa pertandingan untuk dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Di masa injury time tersebut, drama kembali terjadi. Setelah Indonesia mencetak gol ketiga melalui Irfan Jauhari, keributan pecah di bangku cadangan kedua tim.
Wasit memberikan beberapa kartu merah kepada pemain dari kedua tim yang terlibat dalam kegaduhan tersebut. Dua pemain, satu dari Thailand dan satu dari Indonesia, diusir oleh wasit. Beberapa ofisial tim juga mendapatkan kartu merah.
Tak lama kemudian, Thailand harus bermain dengan hanya 9 pemain setelah Khamdee mendapatkan kartu kuning kedua karena pelanggaran terhadap Rio Fahmi. Skor 3-2 tetap bertahan hingga jeda perpanjangan waktu.
Setelah istirahat, Indonesia berhasil mencetak gol keempat melalui Fajar, dan terakhir Beckham Putra juga ikut mencatatkan namanya di papan skor, memastikan kemenangan 5-2 bagi Indonesia atas Thailand hingga akhir pertandingan.
Berikut adalah susunan pemain untuk kedua tim Indonesia Vs Thailand
Timnas Indonesia U-22:
- Penjaga Gawang: Ernando Ari (No. 20)
- Bek: Bagas Kaffa (No. 2)
- Bek: Rizky Ridho (No. 5)
- Bek: Komang Teguh (No. 4)
- Bek: Haykal Alhafiz (No. 13)
- Gelandang: Fajar Fathur Rachman (No. 14)
- Gelandang: Alfeandra Dewangga (No. 19) - Digantikan oleh Muhammad Ferrai (No. 20) pada menit ke-70
- Gelandang: Muhammad Taufany (No. 15) - Digantikan oleh Ananda Raehan (No. 23) pada menit ke-47
- Gelandang: Marselino Ferdinan (No. 7)
- Gelandang: Witan Sulaeman (No. 8) - Digantikan oleh Rio Fahmi (No. 17) pada menit ke-90+4
- Penyerang: Ramadhan Sananta (No. 9) - Digantikan oleh Irfan Jauhari (No. 11) pada menit ke-55
Thailand:
- Penjaga Gawang: Soponwit Rakyart (No. 1)
- Bek: Airfan Doloh (No. 6) - Digantikan oleh Apisit Saenseekammuan (No. 16) pada menit ke-73
- Bek: Bukkoree Lemdee (No. 2) - Digantikan oleh Phongsakon Tsirat (No. 25) pada menit ke-30
- Bek: Chatmongkol Rueangthanarot (No. 3)
- Bek: Jonathan Khemdee (No. 4)
- Gelandang: Songchai Thongcham (No. 5)
- Gelandang: Channarong Promsrikaew (No. 7)
- Gelandang: Teerasak Poephimai (No. 8)
- Gelandang: Achitpol Keereerom (No. 10) - Digantikan oleh Anan Yodsangwal (No. 19) pada menit ke-30
- Penyerang: Settasit Suvannaseat (No. 17) - Digantikan oleh Yotsakon Burapha (No. 24) pada menit ke-88
- Penyerang: Chayapipat Supunsasuch (No. 19) - Digantikan oleh Purachet Thodsanit (No. 23) pada menit ke-47
Klasemen Medali Terbaru SEA Games 2023: Vietnam Puncaki Daftar, Indonesia Tempati Posisi Ketiga
Pewarta Nusantara - Terbaru mengenai update medali SEA Games 2023, Indonesia telah berhasil mengumpulkan 60 medali emas, 53 medali perak, dan 74 medali perunggu pada hari Minggu (14/5) pukul 14.25 WIB.
Dengan pencapaian tersebut, Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga dalam perolehan medali, berada di atas Kamboja namun masih berada di bawah Thailand dan Vietnam.
Indonesia telah menetapkan target sebanyak 69 medali emas atau lebih dalam SEA Games 2023, yang merupakan jumlah medali emas yang berhasil diraih pada edisi sebelumnya.
Meskipun sudah ada pencapaian yang membanggakan, masih terdapat banyak cabang olahraga yang akan bertanding sehingga potensi medali emas Indonesia masih bisa meningkat.
Para atlet Indonesia terus berjuang dengan semangat dan determinasi untuk memberikan yang terbaik dalam kompetisi ini.
Baca juga: Top Skor SEA Games 2023, Fajar Fathur Rahman Masuk Daftar
Klasemen medali SEA GSEAames 2023 sementara
Berikut adalah klasemen medali sementara SEA Games 2023:
- Vietnam: 88 emas, 79 perak, 87 perunggu, dengan total 254 medali.
- Thailand: 78 emas, 54 perak, 80 perunggu, dengan total 212 medali.
- Indonesia: 60 emas, 53 perak, 74 perunggu, dengan total 187 medali.
- Kamboja: 59 emas, 53 perak, 84 perunggu, dengan total 196 medali.
- Singapura: 41 emas, 33 perak, 44 perunggu, dengan total 118 medali.
- Filipina: 37 emas, 65 perak, 77 perunggu, dengan total 179 medali.
- Malaysia: 28 emas, 37 perak, 74 perunggu, dengan total 139 medali.
- Myanmar: 17 emas, 16 perak, 48 perunggu, dengan total 81 medali.
- Laos: 6 emas, 17 perak, 48 perunggu, dengan total 71 medali.
- Brunei: 2 emas, 1 perak, 6 perunggu, dengan total 9 medali.
- Timor Leste: 0 emas, 0 perak, 5 perunggu, dengan total 5 medali.
Dari klasemen tersebut, Vietnam berhasil menduduki posisi pertama dengan perolehan medali terbanyak, diikuti oleh Thailand di posisi kedua.
Indonesia menempati posisi ketiga saat ini, tetapi masih terdapat kesempatan untuk meningkatkan jumlah medali emas dengan pertandingan yang masih akan dilangsungkan.
Semua negara peserta SEA Games 2023 sedang berjuang keras untuk meraih prestasi terbaik dan mempersembahkan pencapaian yang membanggakan bagi negaranya masing-masing.
Baca SelengkapnyaTop Skor SEA Games 2023, Fajar Fathur Rahman Masuk Daftar
Pewarta Nusantara - Dalam daftar top skor SEA Games 2023, Fajar Fathur Rahman dari Timnas Indonesia berhasil mencatatkan jumlah gol terbanyak. Sampai hari Jumat (12/5), ia telah mencetak 4 gol, berada di posisi teratas bersama pemain Malaysia dan Vietnam.
Pada pertandingan terakhir fase grup melawan Kamboja, Fajar dimasukkan sebagai pemain pengganti pada menit ke-75 menggantikan Amiruddin Bagas Kaffa. Meskipun bermain selama 25 menit plus tambahan waktu, pemain yang berasal dari klub Borneo FC itu tidak berhasil mencetak gol.
Jumlah gol Fajar yang mencapai empat gol dalam tiga pertandingan grup sejauh ini sejajar dengan penyerang Vietnam, Nguyen Van Tung, dan gelandang Malaysia, Saravanan Thirumurugan. Van Tung menambah koleksinya setelah Vietnam mengalahkan Malaysia 2-1 pada pertandingan ketiga Grup B.
Baca juga: Update Perolehan Medali SEA Games 2023: Vietnam Memimpin, Indonesia di Posisi Keempat
Di sisi lain, Thirumurugan mencatatkan prestasi dengan mencetak "quattrick" saat Malaysia menghancurkan Singapura 7-0 dalam pertandingan terakhir Grup B. Ia menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak empat gol dalam satu pertandingan di fase grup.
Selain itu, dua pemain dari Thailand, Teerasak Poeiphimai dan Yotsakorn Buraphan, juga masuk dalam daftar top skor dengan catatan tiga gol, menyamai jumlah gol Ramadhan Sananta dari Indonesia dan penyerang Myanmar, Thet Hein Soe.
Peringkat daftar top skor SEA Games 2023 masih dapat berubah mengingat sebagian besar pemain akan bermain di babak semifinal. Namun, Saravanan Thirumurugan dan Chou Sinti dari Malaysia dan Laos telah tersingkir dari persaingan karena tim mereka tidak berhasil melaju dari fase grup.
Timnas U-22 Indonesia akan bertemu dengan Vietnam, sementara Thailand akan menghadapi Myanmar dalam pertandingan semifinal yang akan digelar pada Sabtu, 13 Mei 2023. Pertandingan antara Indonesia vs Vietnam akan dimulai pukul 16.00 WIB, sementara Thailand vs Myanmar akan dimulai pukul 20.00 WIB.
Berikut adalah daftar top skor SEA Games 2023 yang telah mencetak gol-gol penting dalam turnamen ini. Pemain dengan jumlah gol terbanyak saat ini adalah Muhammad Fajar Fathur Rahman dari Indonesia, Nguyen Van Tung dari Vietnam, dan Saravanan Thirumurugan dari Malaysia, semuanya dengan 4 gol. Kemudian, ada beberapa pemain yang mencetak 3 gol, yaitu Ramadhan Sananta dari Indonesia, Thet Hein Soe dari Myanmar, Teerasak Poeiphiramai dan Yotsakorn Burapha dari Thailand.
Selanjutnya, terdapat pemain-pemain yang telah mencetak 2 gol, seperti Marselino Ferdinan dan Titan Agung Bagas Fawwazi dari Indonesia, Achitpol Keereerom dari Thailand, dan Chou Sinti dari Laos. Daftar ini mencerminkan kontribusi penting para pemain dalam meraih kemenangan bagi tim masing-masing. Semua pemain tersebut telah memberikan penampilan yang mengesankan dan berperan dalam memperkuat timnas mereka di SEA Games 2023.
Berikut adalah daftar top skor SEA Games 2023:
- Muhammad Fajar Fathur Rahman (Indonesia) - 4 gol
- Nguyen Van Tung (Vietnam) - 4 gol
- Saravanan Thirumurugan (Malaysia) - 4 gol
- Ramadhan Sananta (Indonesia) - 3 gol
- Thet Hein Soe (Myanmar) - 3 gol
- Teerasak Poeiphiramai (Thailand) - 3 gol
- Yotsakorn Bsetengahurapha (Thailand) - 3 gol
- Marselino Ferdinan (Indonesia) - 2 gol
- Titan Agung Bagas Fawwazi (Indonesia) - 2 gol
- Achitpol Keereerom (Thailand) - 2 gol
- Chou Sinti (Laos) - 2 gol
Ini adalah para pemain yang telah mencetak gol-gol penting dalam perjalanan mereka di SEA Games 2023. Mereka telah menunjukkan kemampuan dan ketajaman dalam mencetak gol, serta memberikan kontribusi besar bagi timnas mereka. Dengan torehan gol yang mengesankan ini, mereka menjadi pemain yang patut diacungi jempol dalam turnamen ini.
Baca Selengkapnya