politisi

Zohran Mamdani mencatatkan sejarah baru dalam politik Amerika Serikat setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City pada 1 Januari 2026. Ia menjadi wali kota pertama dalam sejarah kota tersebut yang disumpah menggunakan Al-Qur’an, sekaligus mencetak sejumlah rekor sebagai wali kota Muslim pertama, keturunan Asia Selatan pertama, serta kelahiran Afrika pertama yang memimpin New York City.
Prosesi pelantikan Mamdani dilakukan dalam dua tahap. Pelantikan pertama berlangsung pada Malam Tahun Baru di sebuah bekas stasiun kereta bawah tanah New York, menandai pergantian kepemimpinan secara simbolis. Pelantikan kedua digelar secara resmi di Balai Kota New York pada siang hari, dipimpin oleh Senator Amerika Serikat Bernie Sanders.
Dalam kedua prosesi tersebut, Mamdani meletakkan tangannya di atas Al-Qur’an milik keluarganya, yang memiliki nilai historis dan personal, serta sebuah manuskrip karya Arturo Schomburg, tokoh penting dalam sejarah dan budaya Afrika-Amerika. Pilihan tersebut dinilai merepresentasikan identitas, nilai, dan keberagaman yang ia bawa dalam kepemimpinannya.
Zohran Mamdani berusia 34 tahun dan lahir di Kampala, Uganda. Ia kemudian pindah ke New York bersama keluarganya saat berusia tujuh tahun. Karier politiknya berkembang pesat hingga akhirnya memenangkan pemilihan wali kota pada November 2025 sebagai kandidat dari Partai Demokrat dengan platform progresif.
Pelantikan Mamdani tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi komunitas Muslim dan kelompok minoritas di Amerika Serikat, tetapi juga mencerminkan wajah New York City sebagai kota multikultural. Kepemimpinannya diharapkan membawa semangat inklusivitas dan keadilan sosial dalam mengelola salah satu kota terbesar dan paling beragam di dunia.