Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Middle East Tensions

Seka one
3 bulan yang lalu
USS Abraham Lincoln Menuju Timur Tengah, AS Siaga Hadapi Iran

USS Abraham Lincoln Menuju Timur Tengah, AS Siaga Hadapi Iran

USS Abraham Lincoln Menuju Timur Tengah, AS Siaga Hadapi Iran
News

Kapal induk USS Abraham Lincoln sedang menuju Timur Tengah dan diprediksi tiba dalam beberapa jam hingga hari ini, 25 Januari 2026, sebagai bagian dari pengerahan pasukan AS yang mencapai level tertinggi. Kapal ini melintas Selat Malaka baru-baru ini, didampingi tiga kapal perusak, untuk memperkuat kehadiran di Laut Arab menghadapi ketegangan AS-Iran.

Pindah dari Laut China Selatan, USS Abraham Lincoln membawa skuadron jet tempur F-35C, F/A-18, dan EA-18G, plus ribuan pelaut, di bawah perintah Presiden Donald Trump untuk situasi darurat Iran. Laksamana Brad Cooper bertemu pejabat Israel membahas strategi, sementara Iran ancam balas jika diserang.

Pengerahan ini sinyal kesiapsiagaan tinggi AS di Indo-Pasifik dan Timur Tengah, mirip respons sebelumnya terhadap ancaman nuklir Iran. Presiden Trump konfirmasi "jumlah besar kapal" sedang bergerak untuk pantau situasi.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
3 bulan yang lalu
Ketegangan Memuncak: Iran Ancam Balas, Trump Pilih Menahan Diri

Ketegangan Memuncak: Iran Ancam Balas, Trump Pilih Menahan Diri

Ketegangan Memuncak: Iran Ancam Balas, Trump Pilih Menahan Diri
News

Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan militer terhadap Iran setelah mendapat permintaan dari PM Israel Benjamin Netanyahu agar Israel punya waktu mempersiapkan pertahanan dari kemungkinan balasan Iran. Laporan ini muncul di tengah penindasan keras rezim Iran terhadap demonstran anti-pemerintah yang telah menewaskan ribuan orang.​

Ketegangan meningkat karena Trump mengancam Iran atas pembunuhan demonstran, sementara Iran balas mengancam Israel jika diserang AS. Pada 14-15 Januari 2026, Netanyahu menelepon Trump meminta penundaan karena sistem pertahanan udara Israel overload akibat konflik sebelumnya dengan Iran.​

Netanyahu khawatir Iran akan membalas dengan serangan rudal besar, sehingga Israel butuh waktu tingkatkan kesiapan militer. Sumber AS dan Israel konfirmasi panggilan itu terjadi Rabu malam, tapi Gedung Putih tak beri detail lebih lanjut.​

Trump beri sinyal de-eskalasi dengan bilang pembunuhan demonstran sudah berhenti setelah dapat jaminan, meski tetap ancam "semua opsi terbuka". Iran tutup ruang udara sementara karena takut serangan, tapi menteri luar negerinya klaim tak ada rencana eksekusi demonstran lagi.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap