Klarifikasi

Iwa K, rapper senior Tanah Air, akhirnya membantah isu viral bahwa dirinya adalah ayah kandung Ressa Rizky Rossano, putra Denada yang baru diakui publik. Klarifikasi yang disampaikan pada 10 Februari 2026 di Jakarta Selatan, menegaskan rumor tersebut tidak benar meski ia mengenal Denada sejak era musik 90-an.
Spekulasi muncul pasca Denada mengakui Ressa (24 tahun) sebagai anak kandungnya setelah gugatan penentaran, dengan netizen kedekatan kedekatan fisik dan kolaborasi musik masa lalu Iwa K-Denada. Iwa menyebut dirinya hanya "kena cipratan oli samping" dari drama keluarga.
“Bukan anak gue, itu saja,” tegas Iwa K saat ditemui media, sambil tertawa dan akui hubungan profesional sejak Denada SMA. Istri Iwa tidak masalah karena ia selalu terbuka, dan tidak ada tuntutan maaf dari Denada. Media seperti Detik, JPNN, dan Suara luas liput bantahannya.

Prilly Latuconsina mengklarifikasi kontroversi LinkedIn-nya melalui video Instagram pada 3 Februari 2026, meminta maaf atas fitur "Open to Work" yang memicu kritik publik. Ia akui tidak punya maksud buruk, hanya ingin membuka peluang lintas kolaborasi industri di luar hiburan.
Prilly aktifkan fitur tersebut sebagai bagian kampanye merek, dapat 30.000 koneksi, tapi dituding gimmick kurang empati terhadap pencari kerja saat ekonomi sulit. Netizen soroti aksi ini tampak meremehkan perjuangan orang lain.
Dalam video, Prilly meminta maaf dengan tulus karena menciptakan salahpaham dan mengecewakan, sadar akan hubungannya yang berbeda dengan publik. Ia berjanji lebih hati-hati komunikasi di ruang publik terkait isu sensitif seperti lapangan kerja.

DJ Panda atau Giovanni Surya Saputra memang baru saja muncul ke publik dan meminta maaf secara terbuka kepada mantan kekasihnya, Erika Carlina, terkait penyebaran data pribadinya.
Isi Permohonan Maaf
Dalam konferensi pers di kawasan Jakarta (diberitakan berada di area Sudirman/Setiabudi), DJ Panda mengakui bahwa dirinya khilaf karena menyebarkan data pribadi Erika, terutama informasi soal kehamilan, ke dalam sebuah grup WhatsApp. Ia menyatakan penyesalan mendalam dan mengatakan baru benar-benar menyadari dampak perbuatannya setelah melihat reaksi publik terhadap bocornya informasi tersebut.
Proses Hukum dan Harapan Damai
Kasus ini dilaporkan Erika ke kepolisian dan sedang diupayakan penyelesaian melalui mediasi serta skema restorative justice. DJ Panda menyampaikan bahwa ia berharap bisa berdamai, meminta Erika membuka pintu maaf dan mempertimbangkan pencabutan laporan, sembari berjanji akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Streamer Resbob, atau Adimas Firdaus, memang membuka suara meminta maaf setelah videonya viral karena diduga menghina Suku Sunda selama live streaming di TikTok dan YouTube. Permintaan maaf itu diunggah pada 12 Desember 2025 melalui Instagram dan TikTok-nya, di mana ia mengaku tidak sadar dengan ucapannya yang dipicu alkohol.
Kronologi Kontroversi
Insiden terjadi saat Resbob melontarkan kata-kata kasar terhadap Suku Sunda dan suporter Persib Bandung (Viking) dalam live streaming di Surabaya. Video tersebut menyebar luas di media sosial, memicu kecaman netizen dan tuntutan hukum karena dianggap mengandung unsur SARA.
Respons Publik dan Aparat
Rumah Resbob di geruduk massa pada 13 Desember 2025 meski sudah minta maaf, memaksa polisi berjaga ketat. Polda Jawa Barat dan Metro Jaya menerima dua laporan polisi atas dugaan pelanggaran UU ITE dan ujaran kebencian; kini polisi memburunya.
Dampak Hukum
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendesak penangkapan Resbob atas pernyataan yang berpotensi memecah belah. Kelompok suporter Viking juga melaporkan ke Direktorat Siber Polda Jabar.