IntelijenAS

Presiden AS Donald Trump sebut kematian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho (bos CJNG) sebagai kemenangan besar, katakan "Kita tumbangkan salah satu gembong kartel paling jahat, Anda lihat kemarin" dalam Pidato Kenegaraan 24 Februari 2026. Ia soroti operasi militer Meksiko (didukung intelijen AS) yang tewaskan El Mencho 22 Februari di Jalisco, picu kerusuhan tapi Trump desak Meksiko perangi kartel lebih keras via Truth Social. Pernyataan ini bagian narasi "Amerika menang" soal keamanan perbatasan & narkoba.
El Mencho tewas disergap pasukan federal; Trump hubungi Sheinbaum, puji koordinasi AS-Meksiko.
Trump pamerkan "We're winning big"; Meksiko normalisasi situasi pasca-74 tewas.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi Amerika Serikat menyediakan dukungan intelijen krusial untuk operasi militer Meksiko yang menewaskan Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho", pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), pada 22 Februari 2026 di Tapalpa, Jalisco. Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau sebut ini "kemajuan luar biasa" karena El Mencho jadi penyelundup fentanil terbesar ke AS dengan hadiah buronan USD15 juta. Operasi ini picu kerusuhan nasional: blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan baku tembak di 20 negara bagian Meksiko.
Intelijen AS bantu lokasi El Mencho; militer Meksiko eksekusi lapangan, 6 kartel tewas, 3 tentara luka.
Presiden Claudia Sheinbaum perkuat patroli Garda Nasional; AS keluarkan travel warning.