EpsteinFiles

Bill Gates mengaku berselingkuh dengan dua wanita Rusia—pemain bridge dan fisikawan nuklir—saat masih menikah dengan Melinda French Gates, seperti diungkap dalam town hall Gates Foundation 24 Februari 2026. Ia sebut hubungan dengan Jeffrey Epstein sebagai "kesalahan besar" yang picu kerusakan reputasi yayasan, bantah terlibat kejahatan seksual tapi minta maaf ke staf yang terseret. Pengakuan ini respons dokumen DOJ soal email Epstein yang bocorkan asmara Gates & saran obat pasca-perselingkuhan.
Gates jumpa wanita Rusia via acara bridge & bisnis; Epstein pernah bahas dengan Boris Nikolic, picu spekulasi filantropi gagal.
Yayasan batalkan Gates ke konferensi AI India; Gates tekankan tak ada pelanggaran hukum dengan Epstein.

Kepolisian Inggris (Thames Valley Police) menangkap Andrew Mountbatten-Windsor, mantan Pangeran Andrew dan adik Raja Charles III, pada 19 Februari 2026 di kediamannya di Norfolk.
Penangkapan terkait dugaan pelanggaran jabatan publik saat ia jadi utusan perdagangan Inggris; diduga bagikan dokumen rahasia ke Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seks AS yang sudah meninggal.
Polisi geledah rumah di Berkshire dan Norfolk; Andrew (66 tahun) ditahan sementara, identitas dirahasiakan sesuai pedoman nasional meski kasus Epstein sebelumnya picu kontroversi keluarga kerajaan.

Bill Gates baru-baru ini mengungkapkan penyesalan mendalam karena pernah mengenal Jeffrey Epstein, menyebut dirinya "bodoh" menghabiskan waktu dengannya, terkait dokumen baru dari investigasi DOJ AS yang mencakup email palsu dari Epstein. Gates menegaskan email itu tidak pernah dikirim, isinya salah, dan ia tak pernah ke pulau pribadi Epstein atau terlibat aktivitas ilegal apa pun.
Pernyataan ini disampaikan Gates dalam wawancara Channel 9 Australia pada 3 Februari 2026, setelah Epstein Files terbaru dirilis, yang mengaitkan Gates dengan klaim kontroversial seperti narkoba dan pertemuan rahasia—semua dibantah Gates. Ia bertemu Epstein sejak 2011 untuk urusan donasi Gates Foundation, tapi akui itu kesalahan besar.

Dokumen Epstein Files terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman AS pada akhir Januari 2026 menyeret nama tokoh dunia seperti PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Bill Gates dalam email lama terkait jaringan kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Anwar disebut dalam email 2012 soal potensi pertemuan bisnis dengan JPMorgan, tapi ia langsung bantah keterlibatan dengan Epstein dan sebut itu upaya pihak lain catut namanya. Bill Gates juga muncul dalam konteks pertemuan sosial, tanpa tuduhan pelecehan langsung.
Anwar tagar #DoneExplain dan lanjut agenda di Johor Bahru; Gates sebelumnya bantah hubungan dekat dengan Epstein.

Departemen Kehakiman AS merilis jutaan dokumen Epstein Files pada akhir Januari 2026, di mana nama Donald Trump disebut ratusan hingga ribuan kali dalam konteks hubungan sosial dan bisnis dengan Jeffrey Epstein.
Dokumen 3 juta halaman plus 180 ribu gambar dan 2.000 video ini ungkap jaringan perdagangan seks Epstein; Trump disebut dalam email dan laporan FBI tapi tanpa tuduhan langsung pelecehan, hanya klaim sensasional yang dibantah.
Trump bantah keterlibatan kriminal, sebut hubungan putus sebelum Epstein dipenjara; DOJ sensor gambar korban dan tegas tak lindungi Trump.

Departemen Kehakiman AS merilis jutaan dokumen "Epstein Files" pada akhir Januari 2026, termasuk puluhan foto remaja perempuan tanpa busana dari koleksi pribadi Jeffrey Epstein. Foto-foto ini menampilkan korban diduga di pulau pribadi dan kamarnya, memicu reaksi keras publik meski usia korban tak disebut eksplisit.
Rilis 3 juta halaman plus 2.000 video dan 180.000 gambar ungkap jaringan perdagangan seks Epstein; nama tokoh seperti Trump, Clinton, dan Musk muncul tapi tanpa tuduhan baru. NYT laporkan foto langsung dihapus setelah notifikasi ke DOJ.