BillGates

Bill Gates baru-baru ini mengungkapkan penyesalan mendalam karena pernah mengenal Jeffrey Epstein, menyebut dirinya "bodoh" menghabiskan waktu dengannya, terkait dokumen baru dari investigasi DOJ AS yang mencakup email palsu dari Epstein. Gates menegaskan email itu tidak pernah dikirim, isinya salah, dan ia tak pernah ke pulau pribadi Epstein atau terlibat aktivitas ilegal apa pun.
Pernyataan ini disampaikan Gates dalam wawancara Channel 9 Australia pada 3 Februari 2026, setelah Epstein Files terbaru dirilis, yang mengaitkan Gates dengan klaim kontroversial seperti narkoba dan pertemuan rahasia—semua dibantah Gates. Ia bertemu Epstein sejak 2011 untuk urusan donasi Gates Foundation, tapi akui itu kesalahan besar.

Gates Foundation, yayasan filantropi milik Bill Gates yang didirikan pada 2022, menunjuk Sri Mulyani karena pengalamannya sebagai ekonom terkemuka, termasuk memimpin reformasi keuangan di Indonesia dan Bank Dunia. Pengangkatan ini dilakukan di tengah komitmen yayasan untuk menghabiskan dana abadinya dalam 20 tahun ke depan guna mengatasi kemiskinan global dan meningkatkan kesejahteraan.
Pernyataan Sri Mulyani
Ia menyatakan merasa terhormat bergabung untuk berkontribusi pada tantangan dan peluang besar, memuji dampak yayasan selama 20 tahun terakhir dalam menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup.
Anggota Dewan Lainnya
Sri Mulyani akan bekerja bersama Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Baroness Nemat Shafik sementara cuti untuk tugasnya sebagai penasihat ekonomi PM Inggris.