
Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas viral setelah unggah video perayaan paspor Inggris untuk anaknya, sebut paspor Indonesia “lemah” dan lebih bangga dengan paspor kuat negara lain.
Dwi klaim anaknya dapat kewarganegaraan ganda Inggris-Indonesia, tapi netizen semprot habis-habisan tuding “lintah pajak” karena sekolah pakai dana beasiswa negara tapi meremehkan paspor RI.
Komentar pedas banjiri medsos: “Uang rakyat buat LPDP kok bangga WNA, paspor RI sampah”; kasus ini picu debat soal ikatan dinas alumni LPDP yang wajib kembali berkontribusi di Indonesia.