Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Viral: Jarang Orang Tua Memastikan Mental Anak Sejak Dini

Sebuah unggahan viral di Instagram menyoroti langkah tak biasa seorang ibu yang membawa anaknya ke rumah sakit jiwa (RSJ) untuk menjalani pemeriksaan kesehatan mental sebagai bagian dari persiapan masuk sekolah dasar. Tindakan tersebut menuai…

Sebuah unggahan viral di Instagram menyoroti langkah tak biasa seorang ibu yang membawa anaknya ke rumah sakit jiwa (RSJ) untuk menjalani pemeriksaan kesehatan mental sebagai bagian dari persiapan masuk sekolah dasar. Tindakan tersebut menuai beragam respons publik dan memicu diskusi luas di media sosial.

 

Video yang diunggah akun @kanya_nareswari dan dibagikan ulang oleh sejumlah akun lain memperlihatkan seorang anak berusia sekitar enam tahun tengah menjalani pemeriksaan di RSJ. Sang ibu disebut ingin memastikan anaknya memenuhi persyaratan administratif sekolah yang mensyaratkan surat keterangan sehat mental sebelum diterima sebagai peserta didik baru.

 

Unggahan tersebut mendapat banyak perhatian warganet. Sejumlah komentar memuji langkah sang ibu sebagai bentuk kepedulian dan kesiapan orang tua terhadap masa depan anak. Ungkapan seperti “Ibunya cerdas, anaknya cerdas” menjadi representasi apresiasi publik terhadap pendekatan yang dinilai proaktif dalam memastikan kesiapan anak mengikuti pendidikan formal.

 

Dari sisi latar belakang, persyaratan surat keterangan kesehatan mental diketahui kerap diterapkan di beberapa sekolah, terutama dalam proses seleksi tertentu atau pada jalur pendidikan khusus. Hal ini membuat sebagian orang tua memilih langkah preventif dengan melakukan pemeriksaan sejak dini.

 

Secara sosial, tindakan tersebut dinilai berdampak positif karena mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan mental anak, yang selama ini kerap terabaikan. Pemeriksaan dini dipandang dapat membantu mencegah potensi masalah psikologis, sekaligus mengurangi risiko stigma, perundungan, atau diskriminasi di lingkungan sekolah.

 

Namun demikian, tidak sedikit pula kritik yang muncul. Sebagian warganet mempertanyakan akses layanan RSJ yang belum merata serta kekhawatiran adanya pelabelan berlebihan terhadap anak. Perdebatan pun berkembang, apakah langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian yang bijak atau justru berlebihan di tengah sistem pendidikan yang dinilai kaku dalam persyaratan administratif.

 

Terlepas dari pro dan kontra, peristiwa ini membuka ruang diskusi publik mengenai peran orang tua, sekolah, dan negara dalam menjamin kesehatan mental anak sejak dini sebagai bagian integral dari dunia pendidikan.

 

Video: @kanya_nareswari

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.