
Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, menyatakan bahwa lima desa di Aceh masih belum teraliri listrik akibat kerusakan infrastruktur pascabencana banjir. Pernyataan ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Satgas dengan DPR RI di Banda Aceh pada 10 Januari 2026.
Penyebab Masalah
Tiang-tiang listrik roboh akibat arus banjir yang kuat, terutama di daerah terpencil, dengan jarak tiang sekitar 100 meter sering rusak. Upaya sementara menggunakan genset dari pemerintah, BNPB, TNI, dan Polri telah dilakukan, tetapi kelima desa tersebut belum tersentuh.
Kondisi Lainnya
Listrik di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah hampir normal, sementara fokus pemulihan menjelang Ramadan mencakup logistik seperti gas LPG 3 kg. Pemerintah menargetkan percepatan paralel untuk infrastruktur vital.