
Jumlah investor swasta di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bertambah hingga mencapai lebih dari 50 entitas, dengan total komitmen investasi swasta murni tembus Rp66 triliun per Januari 2026. Penambahan ini mencakup lima investor baru dari sektor kuliner hingga perkantoran, menandakan kepercayaan swasta yang kian kuat terhadap proyek IKN.
Mengenang Investor dan Sektor
- mencakup lebih dari 50 investor swasta terbagi dalam lima klaster utama: pendidikan-kesehatan (Universitas Gunadarma, UNESA, RS Abdi Waluyo), perumahan-perumahan (Pakubuwono Mandiri), komersial (Pakuwon Mall, KAU 123, Plataran), perbankan (BRI, BCA, Mandiri, BNI, BTN), serta pergudangan (SUN Hub).
- Lima investor terbaru (PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, PT Haidir Griya Karya) fokus pada kuliner, olahraga, perniagaan, dan perumahan, dengan pembangunan dimulai pertengahan 2026.
Total Investasi dan Proyeksi
- Selain Rp66 triliun swasta murni, ada komitmen KPBU (Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha) senilai Rp156,73 triliun dari 17 pemrakarsa untuk perumahan, jalan, dan MUT, sehingga total investasi non-APBN mencapai Rp222+ triliun.
- OIKN optimis proyek-proyek ini mendorong aktivitas ekonomi dan lapangan kerja di Nusantara, dengan kemajuan seperti apartemen kedutaan (mulai Juli 2026) dan mall (operasional 2030).