Minggu, 25 Oktober 2026
Masuk
Berita

Pekerjaan Aneh Zaman Dulu yang Sudah Tidak Ada Lagi

Sebelum teknologi modern digunakan luas, sejumlah pekerjaan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, menyebarkan informasi, mengatur komunikasi, hingga menjalankan layanan hiburan.

Sebelum jam alarm, kulkas, radar, dan mesin otomatis digunakan luas, berbagai kebutuhan sehari-hari dipenuhi melalui pekerjaan yang kini terdengar tidak biasa. Orang dibangunkan oleh “jam weker manusia”, berita disampaikan secara lisan di jalan, dan es dipotong dari danau untuk menjaga makanan tetap segar.

“Jam Weker Manusia” pada 1950-an
Sebelum jam alarm tersedia, “jam weker manusia” membangunkan orang dengan mengetuk jendela memakai tongkat atau kerikil agar mereka tidak terlambat bekerja.
Penyampai Berita Keliling pada 1900-an
Sebelum surat kabar dan komunikasi massal, penyampai berita keliling mengumumkan berita serta informasi penting kepada masyarakat di jalan-jalan.
Penangkap Tikus pada 1950-an
Sebelum pengendalian hama modern, penangkap tikus menangkap tikus untuk mencegah penyebaran penyakit dan hama di kota.

Pekerjaan-pekerjaan itu muncul karena teknologi yang tersedia pada masanya belum mampu menggantikan tugas manusia. Sebagian berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga, seperti pengantar susu dan penyala lampu jalan, sementara lainnya mendukung komunikasi, transportasi, hiburan, serta pengolahan informasi.

Operator Sambungan Telepon pada 1980-an
Sebelum sistem telepon otomatis, operator sambungan telepon menghubungkan panggilan secara manual melalui switchboard dengan banyak saluran.
Pengangkut Kayu pada 1960-an
Mereka mengalirkan batang kayu melalui sungai menuju penggergajian bertenaga air, sebelum truk mampu mengangkut kayu dalam jumlah besar.

Di sejumlah tempat, penyampai berita keliling mengumumkan berita dan informasi penting kepada masyarakat sebelum surat kabar serta komunikasi massal tersedia secara luas. Pembaca pabrik juga membacakan berita atau buku dengan suara keras untuk menemani para pekerja sebelum radio digunakan.

Pengantar Susu pada 1960-an
Sebelum kulkas digunakan luas, pengantar susu membawa susu segar langsung ke rumah-rumah.
Operator Proyektor pada 2000-an
Sebelum bioskop beralih ke sistem digital, operator proyektor menjalankan dan mengatur proyektor film.

Perubahan teknologi kemudian mengurangi kebutuhan terhadap pekerjaan tertentu. Operator sambungan telepon yang dahulu menghubungkan panggilan secara manual melalui switchboard perlahan tersisih oleh sistem telepon otomatis. Di bioskop, operator proyektor menjalankan dan mengatur proyektor film sebelum peralihan ke sistem digital.

Pembaca Pabrik pada 1940-an
Sebelum radio tersedia, pembaca pabrik membacakan berita atau buku dengan suara keras untuk menemani pekerja saat bekerja.
“Human Computer” pada 1950
Sebelum komputer elektronik ada, “human computer” bertugas melakukan perhitungan matematika rumit secara manual. Mereka menghitung berbagai data hanya dengan tangan.

Pekerjaan lain berkaitan dengan kebutuhan kota dan industri. Penangkap tikus bertugas menangkap tikus untuk mencegah penyebaran penyakit dan hama, sedangkan pengangkut kayu mengalirkan batang kayu melalui sungai menuju penggergajian bertenaga air sebelum truk mampu mengangkut kayu dalam jumlah besar.

Penyala Lampu Jalan pada 1970-an
Sebelum listrik digunakan luas, penyala lampu jalan menyalakan, mengisi bahan bakar, dan memadamkan lampu memakai tongkat panjang.
Penata Pin Bowling pada 1960-an
Sebelum mesin otomatis tersedia, penata pin menyusun kembali pin bowling secara manual setelah setiap lemparan.

Di bidang layanan sehari-hari, pengantar susu mengantarkan susu segar langsung ke rumah-rumah sebelum kulkas digunakan secara luas. Penyala lampu jalan menyalakan, mengisi bahan bakar, dan memadamkan lampu menggunakan tongkat panjang sebelum listrik digunakan secara luas. Penata pin bowling juga menyusun kembali pin secara manual setelah setiap lemparan.

Pemotong Es pada 1950-an
Sebelum lemari pendingin tersedia, pemotong es mengambil balok es besar dari danau agar makanan tetap segar sepanjang tahun.
Pendengar Pesawat pada 1940-an
Sebelum radar ditemukan, pendengar pesawat memakai alat akustik raksasa untuk mendeteksi suara pesawat musuh yang mendekat.

Kemajuan mesin dan sistem otomatis turut mengubah pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. “Human computer” melakukan perhitungan matematika secara manual sebelum komputer elektronik tersedia. Sementara itu, pendengar pesawat menggunakan alat akustik raksasa untuk mendeteksi suara pesawat musuh sebelum radar ditemukan.

Sumber: folkfiles
Erniyati Khalida

Penulis

Erniyati Khalida

Penulis tetap di Pewarta Nusantara ( pewartanusantara.com ). Konten spesial Budaya Nusantara.